Rabu, 11 Mei 2016


Setelah VVoshrek dan Chou Moenster sudah tidak banyak berulah belakangan ini, Evan, Karen, Anton dan Ryan lolos verif untuk menonton show teater saat itu, Te wo Tsunaginagara.

Anton: Yosh, kita Show 2.

Evan: Asik akhirnya bisa teateran juga!

Karen: Iya nih, dari kemarin kau selalu gagal kalau mau teateran..

Evan: Semuanya selalu gagal ulah VVoshrek, tapi kali ini aku yakin dia tidak akan mengganggu!

Ryan: Sebentar, aku mau ke toilet dulu..

Anton: Oh iya, aku juga..

Evan: Ya sudah, jangan lama-lama, sebentar lagi pemanggilan nomor bingo.

Anton: Iya-iya…

Pemanggilan nomor bingo pun segera dimulai. Saat hendak memulai pemanggilan, tiba-tiba terbukalah sebuah portal di F4, tepat di seberang Teater jKT48.

Karen: Jangan-jangan ini…

Evan: VVoshrek? Hissatsu Teleport?

Karen: Ayo kita cari tahu! (sambil mengeluarkan beltnya)

Tiba-tiba keluarlah seorang pemuda dari portal itu.

Salah satu VVota: Eh ada orang dari portal itu!

Karen: Benarkah? Van, ayo periksa!

Karen dan Evan pun mendatangi orang yang terlempar dari portal itu.

Evan: Kau tidak apa-apa?

Pemuda: Tidak apa-apa, namaku VVorushi. Aku terlempar dari masa depan ke masa ini. Ngomong-ngomong aku juga VVota.

Karen: Terlempar dari masa depan? Kok bisa?

Evan: VVorushi?

VVorushi: Ya, ayahku adalah seorang VVota di, maka dari itu aku diberi nama ini, hehe.. *menjawab pertanyaan Karen* iya dari masa depan, ayahku sedang mengembangkan mesin waktu, lalu aku tak sengaja masuk ke labnya dan aku malah terlempar ke masa ini karena kecerobohanku.

Evan: Wah..

Anton: Ada apa ini? Dari toilet kami mendengar seperti suara ledakan..

Karen: Bukan ledakan, tapi ada portal yang tiba-tiba datang, dan pemuda ini mengaku datang dari masa depan.

Ryan: Masa depan ya, kau berasal dari tahun berapa memangnya?

VVorushi: Aku berasal dari tahun 2053, di tahunku itu mesin waktu sudah ditemukan, oleh ayahku sendiri, Seijiro Tanaka.

Evan: Wah sugoi, ayahmu orang Jepang?

VVorushi: Sebenarnya aku juga orang Jepang, tapi di masa depan, teknologi semakin canggih. Jika aku berbicara bahasa Jepang ke orang berbahasa Inggris, kata-kata yang didengar orang itu menjadi bahasa Inggris.

Anton: Tidak mungkin… itu canggih sekali..

Evan: Ya sudah, ayo kita tunggu pemanggilan bingonya.

Tiba-tiba datanglah 5 VVombie yang entah dari mana..

Evan: Sial, berubah! *sambil memasukkan Ultimate PP ke braceletnya*

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yossha ikuzo!*

Karen: berubah! *sambil memasukkan Ultimate Vote Card ke beltnya*

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*

Kamen Rider VVota: Pembela kebenaran di dunia idol! Aku Kamen Rider VVota!

Kamen Rider Senbatsu: Bagaimana jika aku memilihmu (untuk dihancurkan)? Kamen Rider Senbatsu!

Para VVota: Wah, Kamen Rider cewek! Kereen~!

Kamen Rider VVota: Ayo! *mengeluarkan Light Handle* Light Sword! *sambil menekan tombol di Light Sword*

Kamen Rider Senbatsu: *mengeluarkan pedangnya* Shadow Sword! Ayo maju!

Kamen Rider VVota dan Kamen Rider Senbatsu pun masing-masing melawan VVombie 1 lawan 1. Pertarungan yang tidak terlalu sengit, dan biasa saja bagi Kamen Rider Senbatsu.

Kamen Rider VVota: Hissatsu! Hiyaaat! *mengeluarkan VVota Card dan memasangkannya di Light Sword* Terima ini!

*VVaro Force*

Kamen Rider VVota: Light Saber!

Beberapa VVombie pun ada yang mau melarikan diri.

Kamen Rider Senbatsu: Mau mencoba kabur ya? *menghilang seperti bayangan*

Tiba-tiba Kamen Rider Senbatsu langsung muncul di hadapan ketiga VVombie lainnya yang hendak kabur.

Kamen Rider Senbatsu: Jangan melarikan diri, tak ada gunanya. Biar aku akhiri ini semua.

*Last Attack: Shadow Crusher*

VVombie itu pun terkena serangan pedang dari Kamen Rider Senbatsu yang tak terlihat, karena serangannya berwujud bayangan. Tiba-tiba tubuh mereka penuh sabetan pedang, lalu meledak.

Kamen Rider Senbatsu: Yosh *kembali ke wujud manusia*

Kamen Rider VVota: Terima ini!

*VVaro Force*

Kamen Rider VVota: VVaro Kick!

VVombie terakhir itu pun meledak. Kamen Rider VVota pun kembali ke wujud manusia, dan bersama Karen kembali ke teater JKT48.

Security: Maaf ya, show 2-nya dibatalkan, karena serangan monster tadi, para member jadi shock, dan ketakutan, mereka jadi tidak siap untuk show. Jadi manager memutuskan untuk shownya dibatalkan. Maaf ya, harap maklum.

Evan: Yah, gagal lagi..

Anton: Sepertinya kau kena kutukan, Van..

Evan: Berisik! Ayo kita makan saja..

*Skinnyback*

Evan: Aku tidak percaya gagal teateran lagi, dan kali ini bukan ulah VVoshrek..

Karen: Sabar saja, suatu saat kau pasti akan bisa teateran kok..

Ryan: Jadi namamu siapa? Kau belum memperkenalkan namamu kepada kami..

VVorushi: Namaku VVorushi.. hehe..

Anton: Hmm… VVorushi.. j-jangan-jangan k-kau..

VVorushi: Yap benar, aku VVota juga, hehe.. menurun dari ayahku yang VVota juga..

Ryan: Wah bisa begitu hahaha…

Sesudah mereka makan pun, mereka pulang ke rumah masing-masing.

Evan: Rushi, kau menginap di rumah Anton ya, soalnya kalau di kosanku, nanti biaya membayarnya jadi nambah.. aku gak sanggup..

VVorushi: Oke, baiklah!

Anton: Dasar anak kosan..

Ryan: Aku akan sangat senang menerimanya!

Anton: Oi yang punya rumahnya itu bukan kau! *menghela napas* Baiklah kau boleh tinggal denganku untuk sementara..

VVorushi: Baiklah, terima kasih..

Evan: Oh iya, kami lupa memperkenalkan diri kami..

VVorushi: Tidak perlu, aku sudah ingat nama kalian. *sambil menunjuk orangnya* Kau Evan, dia Karen, dan mereka berdua Anton dan Ryan.

Evan: Hebat, bisa tahu begitu!

Anton: Kalau begitu kita berpisah di sini ya, nanti kita bertemu lagi.

Evan: Oke!

Mereka pun berpisah. Anton dan Ryan membawa VVorushi ke rumah Anton, dan Evan mengantarkan Karen ke rumahnya sebelum kembali ke kosannya.

Di perjalanan..

Karen: Aku merasa ada yang aneh..

Evan: Tentang VVorushi?

Karen: Entahlah, aku tidak yakin, sepertinya ada faktor lain juga. Ada beberapa hal yang menggangguku.

Evan: Mungkin kau hanya gelisah saja..

Karen: Mungkin saja..

Setelah mengantarkan Karen, Evan terus memikirkan perkataan Karen tadi, soal hal yang mengganggunya. Tapi ia menghiraukannya, lalu ia sampai di kosannya dan beristirahat.

Keesokan harinya pun mereka berkumpul di rumah Anton, membahas tentang masa depan.

Evan: Jadi bagaimana di masa depan? Bagaimana dengan JKT48?

VVorushi: Yaa, di masa depan JKT48 sudah beregenerasi. Sudah 3 orang member yang ditransfer ke AKB48..

Karen: Wah hebat..

Ryan: Wah aku jadi penasaran nih sama masa itu..

Anton: Ngomong-ngomong, bagaimana caramu untuk kembali ke waktumu? Di masa ini belum ada mesin waktu loh..

VVorushi: Bagaimana kalau kita bangun saja? Haha..

Ryan: Kau bisa memang?

VVorushi: Sepertinya aku bisa.. tapi tidak akan ada yang terjadi jika tidak mencoba kan?

Anton: Baiklah! Ayo kita rencanakan!

Karen: *dalam hati* Perasaan tidak enak (wowowo) ini datang kembali… perasaan apa ini? Ada sesuatu yang aneh, tapi aku belum bisa menyadarinya..

Evan: Hoi, jangan melamun.. ayo bantu mereka!

Karen: I-Iya!

Saat VVorushi dan Anton sedang menyusun sketsa mesin waktunya, muncullah notifikasi bahwa ada serangan Chou Moenster beserta pasukannya di dekat rumah member.

Ryan: Evan, Karen, C-Chou Moenster berulah!

Evan: Baiklah, kami segera ke sana..

Evan dan Karen pun mengambil jaket dan helm dan segera ke sana dengan Light Cycle. Saat Evan dan Karen meninggalkan tempat itu, ekspresi VVorushi pun berubah menjadi agak dingin.

***

Chou Moenster: Kamen Rider! Mengganggu saja! *menembaki Evan dan Karen dengan 2B-Ray*

Evan: Oi, sialan! Kita turun di sini, kita tunjukan seberapa ‘menganggu’nya kita!

Karen: Siap, selalu siap..

Evan & Karen: Berubah!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yossha ikuzo!*

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*

Kamen Rider VVota: Jangan macam-macam dengan kami! Light Gun!

Kamen Rider Senbatsu: Shadow Sword… maju!

Chou Moenster: Cih, kalian akan menyesal!

Moetaru: Biarkan aku yang mengurus mereka, Ketua..

Kamen Rider VVota: *berhenti berlari* eh, dia lagi? Bukannya dia sudah kuhancurkan?

*** Episode 15 ***

Moetaru semakin kesal. Ia meluapkan kemarahannya, dan serentak listrik di daerah itu pun mati. Ia pun menjadi semakin tidak terlihat.

“Jadi ini juga kekuatan Dark Aura?” pikir Kamen Rider VVota.

*Shining!*

Muncullah kilauan cahaya di langit, meskipun sesaat.

“Hissatsu.” Gumam Kamen Rider VVota. “LAKSANI SLASH!”

“TIDAAAK!” teriak Moetaru yang hendak menyebarkan kembali partikel tubuhnya ke segala arah, tapi terlambat.

Moetaru pun terkena serangan hissatsu dari Kamen Rider VVota. Ia pun terpental ke ujung jalan, dan terluka parah.

“T-Tak kusangka. A-Aku akan k-kalah. O-Oleh VV-VVota s-sepertimu.” Kata Moetaru sebagai kata-kata terakhir.

Moetaru pun meledak.

***

Moetaru: Ya kau memang menghancurkanku, tapi sebagian partikel tubuhku diselamatkan oleh Ketua.. Sekarang kau akan merasakan kemarahanku 2x lipat..

Kamen Rider VVota: Cih, jangan sombong dulu! *mengambil Ultimate PP*

*GEN-GEN-GENERAL~ GEN-GEN-GEN-GENERAL~ GENERAL MANAGER: Laksani Form*

Kamen Rider VVota: Tschehe.. Laksani Sword!

Moetaru: Trik yang sama tidak akan bekerja saat ini!

Kamen Rider VVota: Lihat saja!

Chou Moenster: Baiklah, kuserahkan padamu, Moetaru..

Kamen Rider Senbatsu: Hei jangan lari! *mengejar Chou Moenster*

Kamen Rider Senbatsu pun menghilang seperti bayangan untuk mengejar Chou Moenster.

Moetaru terlihat lebih agresif dari saat terakhir Kamen Rider VVota melawannya. Moetaru pun menghilang.

Kamen Rider VVota: Baiklah! *menebas pedangnya ke atas*

*Shining!*

Tapi Moetaru tidak terlihat seperti dulu.

Kamen Rider VVota: Celaka…

Kamen Rider VVota pun diserang Moetaru dari belakang dan terpental cukup jauh.

Moetaru: Sudah kubilang trik yang sama tidak akan berhasil.

Kamen Rider VVota: Tapi kan tidak ada salahnya mencoba! Gagal sekalipun, tak ada salahnya mencoba lagi!

Moetaru: Ah cukup dengan omong kosongnya! *menyerang Kamen Rider VVota*

***

Anton: Ini dia VVorushi. Keseharian kami memang seperti ini. Evan dan Karen adalah Kamen Rider seperti yang kau lihat saat kau muncul di sini, dan kami sebagai penganalisis musuh. Bisa dibilang kami semacam Backing-annya lah..

VVorushi: Woohh, begitu ya, masa lalu keren juga! Jadi karena kalian JKT48 masih ada sampai 2053!

***

Kamen Rider Senbatsu pun menghadang Chou Moenster yang sedang kabur.

Kamen Rider Senbatsu: Kau pikir kau mau ke mana? Hah?

Chou Moenster: Kau lagi!

*Shadow Slash*

Tiba-tiba datanglah Habire menangkis serangan itu.

Habire: Tidak akan kubiarkan kau meloloskan serangan ini!

Chou Moenster pun melarikan diri lagi.

Kamen Rider Senbatsu: Oi, jangan kabur!

Habire: Langkahi dulu mayatku!

Kamen Rider Senbatsu: Cih, mengganggu saja.. baiklah, kau yang menginginkan ini. Hiaaaat!

***

Kamen Rider VVota: Kau semakin kuat ya..*kelelahan*

Moetaru: Tuanku menambah kekuatanku, sehingga aku menjadi setara… tidak… lebih kuat daripada mereka. Mereka tidak menyadari evolusiku yang sudah sejauh ini!

Kamen Rider VVota: Kau juga tidak tahu aku sudah menjadi sekuat ini!

***

Anton: Musuh besar kami adalah VVoshrek, bersama Chou Moenster.. yang sebenarnya dia adalah… eh, maaf loh, Yan..

Ryan: Tidak apa-apa, Ton. Chou Moenster adalah kakakku sendiri..

VVorushi: Aku turut sedih ya..

***

*Last Attack: Shadow Crusher*

Habire menangkis serangan itu dengan sebuah tebasan Double Black Sticknya.

Habire: Kau masih selemah dulu!

*Chouzetsu kawaii: Veranda Form*

Kamen Rider Senbatsu: Kau boleh bilang aku lemah, tapi jangan menyesal ya! *menyatukan dual katananya menjadi naginata*

***

Kamen Rider VVota dan Moetaru terus saling menyerang tanpa henti.

*Shining!*

Moetaru yang menghilang pun masih tidak terlihat, dan terus menyerang Kamen Rider VVota.

Kamen Rider VVota: Cih! Bagaimana cara mengalahkannya?

Moetaru: Menyerahlah Kamen Rider. Mau seberapa besar usahamu melindungi para member, kau tetap tidak akan divvaro oleh mereka!

Kamen Rider VVota: Meskipun aku tidak akan pernah divvaro oleh para member, setidaknya aku bisa melindungi harapan para VVota yang lain..

Moetaru: Bodoh! *menghilang kembali*

Kamen Rider VVota: Sialan! *melompat* *menancapkan Laksani Sword ke lantai*

*Shining!*

Moetaru pun terlihat bayang-bayangnya, sedang berlari hendak menyerang Kamen Rider VVota. Tapi Kamen Rider VVota menyadarinya.

Kamen Rider VVota: Cih… yang bodoh itu kau! Hissatsu!

*VVaro Force*

Kamen Rider VVota: Laksani Slash!

Moetaru: Apa?! Kau tetap bisa mengalahkanku? Sialan!... *terengah-engah* TIDAK!! TIDAK!! AKU TIDAK BOLEH KALAH LAGI KALI INI!! AAAARRGGGHHH!!

Aura hitam langsung memenuhi tubuh Moetaru. Aura hitam juga mengalir pada cambuknya itu. Moetaru itu jadi tampak lebih ganas.

Kamen Rider VVota & Anton & Ryan: Sial…

***

Pertarungan Habire dan Kamen Rider Senbatsu juga semakin sengit. Masing-masing sudah menunjukkan skill terhebatnya, tapi tetap pemenangnya belum bisa ditentukan!

Habire: *mendapatkan pesan* Kau memang kuat Kamen Rider.. tapi Tuanku memanggilku. Kita akan bertarung lagi nanti!

Kamen Rider Senbatsu: Oii, jangan kabur! Yah.. dia kabur..

***

Moetaru pun menghilang. Dan tidak ada hitungan 1 detik, Moetaru muncul di hadapan Kamen Rider VVota. Kamen Rider VVota pun kaget.

Kamen Rider VVota: Sialan! Seperti hantu saja! *terjatuh*

Moetaru: Kau lemah *suaranya berubah* kau lemah.. KAU LEMAH!!!! *menyambuk Kamen Rider VVota*

Kamen Rider VVota: *terlilit cambuk Moetaru* Sial!!

*Shadow Slash*

Kamen Rider VVota pun terlepas dari lilitan cambuk Moetaru.

Kamen Rider Senbatsu: Bagaimana perkembangan pertarunganmu?

Kamen Rider VVota: Ya, bagus, dia semakin marah, dan semakin kuat, aku hampir terbunuh dan kau menyelamatkanku..

Kamen Rider Senbatsu: Lalu bagaimana kita mengalahkannya?

Kamen Rider VVota: Aku tidak tahu, dia menghilang seperti bayangan tadi..

Kamen Rider Senbatsu: Kalau begitu pakai ini! *memberikan Ultimate PP*

Kamen Rider VVota: Wah, ini… Ultimate PP Veranda! Baiklah!

*Chouzetsu kawaii: Veranda Form*

Moetaru: *mendapat pesan* Wah aku dipanggil ya.. tapi biarkan aku menghabisi mereka dulu! Hiaaa!

Kamen Rider Senbatsu: Baiklah, ayo serang dia!

Kamen Rider VVota: Yossha ikuzoo!!

Kamen Rider VVota dan Kamen Rider Senbatsu menyerang Moetaru. Moetaru pun mengayunkan cambuknya dan hendak menyerang mereka berdua, tapi serangannya tertangkis oleh mereka berdua.

Kamen Rider VVota: Sekarang?

Kamen Rider Senbatsu: Sekarang!

Kamen Rider VVota & Senbatsu: Hissatsu!

*VVaro Force*

Kamen Rider VVota: Tornado Crusher!

*Last Attack: Shadow Crusher*

Karena Ultimate PP Veranda dan skill Kamen Rider Senbatsu cocok, serangan mereka menjadi 1, dan menjadi lebih kuat, dan bisa jadi mematikan.

Kamen Rider VVota & Senbatsu: Hiyaaaahhh!

Moetaru: *terkena serangan* TIDAK MUNGKIN AKU KALAH LAGI DARI MEREKAAA! AAAAAAAKKKHHH *meledak*

Kamen Rider Senbatsu: Kita berhasil!

Kamen Rider VVota: Ya, berhasil!

Anton & Ryan & VVorushi: YEAAAYYY!!

Kamen Rider VVota & Senbatsu pun kembali ke wujud manusia.

Evan: Eh kalian bertiga di sini toh, aku gak sadar, hehe

Karen: *merasa risih* *dalam hati* Sepertinya anak itu punya sesuatu yang buruk deh.. tapi mungkin perasaanku saja..*

Mereka semua pun kembali ke rumah Anton untuk melanjutkan proyek mereka. Lalu setelah beberapa minggu, mesin waktu itu sudah setengah jadi. Tapi aneh, VVoshrek dan Chou Moenster tidak menyerang.

***

VVoshrek: Ada sesuatu kekuatan yang akan segera datang, dan sangat besar. Para Kamen Rider itu pasti akan mengatasinya. Aku takut jika kita ikut campur, kita akan ikut hancur juga. Jadi jangan ikut campur urusan para Rider itu, sampai masalah ini selesai

Chou Moenster: Memangnya ada apa?

VVoshrek: Entahlah, kekuatan itu seperti parasit yang sedang menempel pada inangnya.. Habire.. jangan menyerang mereka dulu. Mengerti?

Habire: Baiklah, Tuan. Tapi bagaimana dengan Moetaru? Dia belum kemari..

Chou Moenster: Aku turut berduka, Habire..

Habire: Jangan-jangan.. para Rider itu..

VVoshrek: Ingat! Jangan kau serang mereka, atau kau akan hancur oleh kekuatan itu!

***

Saat mereka berlima sedang berkumpul di J-Café, pemuda ini pun datang bersama teman-temannya.

Pemuda: Hai, lama tak jumpa. Boleh kami bergabung?

Karen: Eh Rio! Lama tak jumpa! Haha!

Rio: Hai, namaku Rio. Ini teman-temanku. Ini Rina, ini Rico, dan ini Tori.

Karen: Ohh kalian, haha lama tak jumpa. Oh iya, ini Evan, alias Kamen Rider VVota, dan dia VVorushi, anak dari masa depan yang terlempar beberapa minggu lalu.

Rico: Terlempar dari masa depan? Wah hebat!

Anton: Kita satukan meja aja ya! Selamat bergabung!

Mereka pun bergabung dan memesan makanan dan minuman untuk mereka santap sore itu.

Rio: Jadi kalian sedang mengerjakan apa saat ini?

Anton: Kami sedang mengerjakan mesin waktu untuk mengembalikan VVorushi ke masa depan!

Rio: Wah, boleh lihat? Aku penasaran..

Anton: Nanti ikut ke rumahku kalau begitu ya!

Rio: Oke!

Karen: Oh iya, Van. Kalau kau belum tahu, Rio itu adalah Kamen Rider VVota yang pertama..

Evan: Apa? Aku bukan yang pertama? Yah aku kira..

Rio: Hahaha, tenang, kau masih bisa belajar dari senpai-mu ini kok haha

Sesudah mereka berkumpul di J-Café, akhirnya mereka semua pergi ke rumah Anton, karena Anton mau menunjukkan mesin waktu yang mereka bangun kepada Rio dan yang lainnya.

Anton: Ta-Da! Ini dia mesin waktunya!

Rio: Wah bagus!

Mereka pun mengobrol di ruangan yang menjadi markas Kamen Rider VVota itu. Rio pun izin keluar rumah untuk mencari udara. Karen pun agak curiga, dan mengikuti Rio.

Karen: Ada apa, Rio?

Rio: Entahlah… aku merasakan sesuatu yang aneh ketika melihat mesin waktu itu. Seperti ada yang tidak beres..

Karen: Aku juga merasakannya. Mungkin terasa aneh karena ada bocah masa depan itu ya?

Rio: Ya, itu juga. Tapi mungkin perasaanku saja, karena tidak percaya anak itu dari masa depan.

Akhirnya malam itu pun mereka berpisah. Ryan kembali ke rumahnya, Evan mengantarkan Karen ke rumahnya lalu kembali ke kosannya, Rio mengantarkan Rina ke rumahnya, lalu Rico dan Tori juga pulang ke rumahnya.
Setelah mereka melanjutkan mesin waktu itu hingga hampir selesai sempurna, tiba-tiba Chou Moenster datang bersama para Moenster mendobrak masuk ke markas mereka itu.

Evan: Sial, pada saat seperti ini. Berubah!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yosha ikuzo!*

Chou Moenster: Tunggu, tidak harus ada pertarungan, kami ke sini untuk..

Kamen Rider VVota: Diam! *menyerang dengan Light Sword*

Chou Moenster: Eh tungg—ah kau yang minta!

Kamen Rider VVota pun mendorong Chou Moenster keluar. Para Moenster yang masih berada di dalam markas pun mau mengambil mesin waktu itu.

Karen: Oi, enak saja mau menghancurkan kerja keras kami. Berubah!

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election.*

Karen: Bagaimana jika aku memilihmu (untuk dihancurkan)? Baiklah kau duluan! *menyerang Moenster yang paling dekat ke mesin waktu* Kalian amankan mesin waktunya!

Anton & Ryan: B-Baik!

Kamen Rider Senbatsu: Ini sangat mudah.

*Shadow Slash*

Moenster itu pun hancur. Kamen Rider Senbatsu langsung membantu Kamen Rider VVota.

Kamen Rider VVota: Ada apa menyerang markas kami?! Jawab!

Chou Moenster: Sudah kubilang aku tidak menginginkan pertarungan!

Kamen Rider Senbatsu: Lalu kau mau mengambil mesin waktu yang sudah kami bangun susah payah?

Chou Moenster: Ya.. itu.. aku harus menghancurkannya!

Kamen Rider VVota: Sial, untuk apa? Jangan-jangan kau mau menggunakannya untuk kejahatan! Atau untuk menghancurkan JKT48 sejak Kamen Rider VVota belum ada ya?

Chou Moenster: Tunggu dulu..!

*VVaro Force*

Chou Moenster: Terserah kalian saja! Tanggung akibatnya sendiri! *kabur*

Kamen Rider VVota: Sial dia kabur.. *menjadi manusia*

Karen: Cih, maksudnya apa coba..

Beberapa saat kemudian Rio pun datang.

Rio: Apa yang terjadi?

Evan: Seperti biasa.. Chou Moenster.. mau menghancurkan mesin waktu ini, padahal dia mau menggunakannya untuk kejahatan lagi, lalu dia kabur.

VVorushi: Untung mesin waktu itu aman..

Rio: Hmm markas kalian sudah diketahui ya. Kalau begitu bawa mesin waktunya, ayo! Aku bantu! Pindah ke VVotapitbase!

Evan: VVotapitbase?

Mereka pun memindahkan mesin waktu itu ke VVotapitbase.

Evan: Jadi ini yang namanya VVotapitbase.

Rio: Ya, ini markas Kamen Rider VVota pertama kali. Tempat ini mungkin tidak ada artinya, tapi setidaknya kalian bisa menyelesaikan proyek kalian..

Evan: Terima kasih..

VVorushi: *memandang sekitar* Wah, lubang apa itu?

Rio: Oh itu.. itu dulu.. tempat… Belt-san untuk berdiam…

Evan: Belt-san?

Rio: Iya. Dulu ada seorang ilmuwan bernama Garren Steinbelt. Ia dibunuh oleh temannya yang mengkhianatinya dalam penelitiannya. Tapi sebelum ia mati, ia mengimport pikirannya ke dalam sistem, dan menjadi sebuah belt. Belt itu juga yang mengubahku menjadi Kamen Rider VVota.

Evan: Begitu ya.. kalau begitu tempat ini punya banyak kenangan..

Mereka pun membereskan mesin waktu itu di situ.

***

Chou Moenster: Mereka tidak mau mendengarkanku…

VVoshrek: Baiklah.. biarkan mereka yang membereskan masalah mereka sendiri..

***

Setelah mesin waktu itu beres, sebagai perayaan, mereka pun pergi ke teater JKT48. Mereka dapat verif di Show 1, Theater no Megami. Dan Rina juga bergabung.

Evan: Asik teateran, teateran lagi! Uy!

Karen: Teater pertamamu selalu gagal ya.. mungkin itu kutukan? Hahaha

Evan: Kutukan saja terus! Aku hanya kurang beruntung saja! Atau mungkin Shania belum siap ketemu aku ya? Hahaha..

Akhirnya pemanggilan bingo pun dimulai. Setelah pemanggilan bingo pun mereka masuk ke teater.

Evan: *dalam hati* AKHIRNYA MASUK TEATER JUGA.. MESKI BIASA MASUK TEATER WAKTU PERTARUNGAN, KALI INI PAS SHOWNYA. MANTEP. VVARO FORCE KERASA BANGET DAH.

Mereka pun duduk di row 5 dari belakang. Ya, tapi pandangannya tidak terlalu buruk untuk melihat ke panggung. Overture pun dimulai.

Overture: J-K-T Forty Eight!

Chants: Oi, oi, oi, oi!

Overture: Everybody! A live act never seen before!

Chants: Oi, oi, oi oi oi oi!

Overture: Here in world famous Jakarta, Indonesia! These angels have come down to perform for you!
Chants: Taiga! Faiya! Saiba! Faiba! Daiba! Baiba! Jya-jya!

Overture: Are you ready?
Chants: Tora hii jinshou seni-

Overture: Are you ready?
Chants: -ama shindou kasentobijokyo

Overture: J-K-T Forty Eight! J-K-T Forty Eight! Come on~! Are- you- ready?

Lampu stage pun mati. Para member terlihat sedang memasuki panggung dari bayang-bayang backlight. Evan pun semakin berdebar-debar karena ini adalah show pertamanya.

Evan: *dalam hati* AKHIRNYA.. AKHIRNYA!

Saat lagu Yuuki no Hammer dimulai, saat lampu utama stage menyala, tiba-tiba semua member jatuh terkulai. Pingsan secara tiba-tiba.

Evan: *dalam hati* AKHIRNYA!! AKHIRNYA!! GAGAL LAGI! SIALAN!

Pihak JKT48 Operation Team pun langsung mencoba mengantisipasi masalah tersebut. Show pun dibatalkan. Para VVota yang lain shock melihat kejadian itu. VVorushi terduduk diam dan muncul cahaya dari dahinya. Ia berdiri, berjalan ke arah panggung. Pihak JOT hendak menghentikannya, tapi ia mendorong semua staff yang ada tanpa menyentuhnya sekalipun. Ia pun melayang.. dan tiba-tiba wujudnya berubah!

Evan: A-Apa?!

Karen & Rio: Perasaan kami benar!

Anton: VVorushi? Itu benar dia?

Ryan: Tidak mungkin! VVorushi? Kenapa?

VVorushi: Kalian makhluk purba ternyata bodoh. Mudah sekali untuk diperalat!

Evan: K-Kurang ajar.. kami mempercayaimu.. tapi kenapa?

Pihak JOT menyuruh para fans untuk keluar. Lalu manager bertemu dengan Rio dan Rina, lalu manager mengizinkan mereka tetap di dalam.

VVorushi: Kenapa? *merubah ke wujudnya yang asli* karena JKT48 adalah hambatan!

Evan: Hambatan katamu?! Apa maksudmu?!

VVorushi: Karena mereka mengganggu!

Evan: Tidak bisa diterima! Berubah!

*Junianatha Form*

Karen: Sialan, sudah kuduga! Berubah!

*Veranda Form*

VVorushi: Aku sudah melihat cara kalian bertarung, kalian lemah. Kalian tidak akan bisa melawanku!

Kamen Rider VVota: Berisik! *memainkan Guit-Axe*

VVorushi langsung mengeluarkan pedangnya, membuat sebuah gerakan yang cukup gesit, tapi gerakan itu membuat efek dari Guit-Axe tidak bekerja untuk VVorushi.

Kamen Rider VVota: Sial, tidak bekerja!

Kamen Rider Senbatsu: Wind Slash!

Serangan dari Kamen Rider Senbatsu juga tidak mengenai VVorushi, karena tebasan pedang VVorushi menghancurkan serangan Kamen Rider Senbatsu di udara.

Kamen Rider Senbatsu: Sial dia sangat kuat..

VVorushi: Giliranku.. hehe..

Pedang yang digenggam VVorushi tiba-tiba berubah menjadi palu. VVorushi langsung berputar di udara, lalu menghantam palu itu ke lantai, lalu hancurlah lantai teater, dan getarannya membuat mereka yang di dekatnya terjatuh. Palu di tangan VVorushi berubah lagi menjadi panah. Ia langsung menembakkan panah itu ke arah mereka, lalu tiba-tiba hujan panah bayangan ke arah mereka.

Kamen Rider Senbatsu: Sial!

*Last Attack: Storm Shadow*

Kamen Rider Senbatsu memutarkan naginatanya untuk melindungi mereka dari serangan itu. Ia terkena 5 busur panah bayangan.

Kamen Rider VVota: Tidak bisa dimaafkan!

Tiba-tiba senjata di tangan VVorushi menghilang. VVorushi mengangkat para member dengan telekinesis, lalu dimasukan ke dalam dimensi lain, sepertinya.

Kamen Rider VVota: T-TIDAAAAKK! S-SHANJU!!

Lalu VVorushi pun hilang bersamaan dengan portal dimensi itu. Kamen Rider VVota hanya tersungkur di tanah. Ia kembali ke wujud manusia sambil menangis, karena oshinya beserta member JKT48 dibawa oleh VVorushi. Karen juga kembali ke wujud manusia.

Rio: Oh iya, mesin waktunya!

Rina: Oh iya! Ayo ke VVotapitbase!

Evan: *masih menangis* Takkan kumaafkan! Memanfaatkan teman untuk kepentingan sendiri! *menghapus air mata*

Mereka pun berlari ke VVotapitbase. Saat menuju pintu VVotapitbase, tiba-tiba mereka terangkat. Ulah VVorushi.

VVorushi: Wah, sepertinya kalian mau mengambil mesin waktunya ya? Haha, kalian tertipu lagi. Itu bukan mesin waktu! Melainkan mesin untuk menampung jiwa member yang sudah aku ambil, supaya bisa kugunakan untuk membangkitkan Ratu VVakibara!

Evan: S-Sialan!

VVorushi: Hahaha. Kau yang paling mengenal tempat ini, Rio. Terima kasih padamu aku bisa menguasainya sekarang.. hahaha

Rio: Sialan!

VVorushi: *mengangkat Rio lebih tinggi* Aku juga sudah mengetahui segala tentang tempat ini, pemiliknya yang terdahulu, pokoknya semuanya! Dan kau akan bergabung dengan pemiliknya saat ini juga! *mengeluarkan sabit bagai Grim Reaper*

Rio: Belt-san! Tolong kami!

VVorushi: Teriaklah sesukamu.. karena kau yang akan bergabung dengannya. Sampai jumpa di sisi lain! Mati kau!!

Tiba-tiba ada yang melempar batu ke VVorushi.

VVorushi: *terkena batu* arghh, siapa itu?!

Rico: Sepertinya kita tepat waktu, Tori..

Tori: Benar…

Rico: Kau melupakan kami ya? Sejak kau mengamuk di teater, kami sudah menduganya. Rio sudah memperingatkan kami supaya hati-hati, dan menjadi backing-an tim ini jika ‘jatuh’

Tori: Rio, ada hadiah untukmu *melemparkan sesuatu*

Rio: *menerima sesuatu* Ini… BELT-SAN! LAMA TAK JUMPA!

Rina: B-Belt-san!

Belt-san: Hi! How are you?

Rio: Bantu kami, Belt-san!

Tori: Rio, bawa teman-temanmu yang terluka itu ke tempat aman, biarkan kami yang mengurusnya..

Anton: T-Tapi..

Rico: Tak ada tapi-tapian! Cepat pergi!

Rio: B-Baik!

Rio pun membawa Evan dan Karen yang cukup terluka serta Anton, Ryan, dan Rina ke tempat aman. Mereka tidak menemukan tempat yang aman sekalipun di sudut-sudut FX. Tapi masih ada satu tempat, ya.. Skinnyback.

***

VVorushi: Bodoh, mengorbankan nyawa demi teman-teman kalian yang lemah itu..

Tori: Meski manusia memang lemah, tapi jangan pernah meremehkan manusia.. atau kau akan menyesal. Berubah!

Rico: Berubah!

*Kamen Rider VVaro*

*Kamen Rider Bingo*

Kamen Rider VVaro dan Bingo pun langsung melawan VVoshrek dengan seluruh kekuatan mereka.

***

Rio: Van, Ren, kalian tidak apa-apa?

Evan: K-kami tidak apa-apa, terima kasih, Rio..

Rio: Baguslah.. dan.. Belt-san, bagaimana kau kembali lagi?

Belt-san: Hehe.. Selama ini aku mengunci diri di laboratorium pribadiku.. saat battle terakhirmu..

*** Episode 10 Kamen Rider VVota (Last Episode) ***

Rio & Belt-san : VVOTA FINAL ATTACK!!

Rio : Oh my god, what a big mess..

Rina : It's not your fault..

Manager JKT48 : Rio..

Rio berubah menjadi manusia biasa. segera menunduk di depan Manager JKT48 dan memberikan baju staaf-nya ke manager. Akan tetapi, manager menolaknya

Manager JKT48 : Tak apa, kau masih kuterima

Rio : Terima kasih pak.

Manager JKT48 : Oh iya, mana tadi sabuk yang kamu kenakan?

Rio baru sadar kalau Belt-san sudah tak ada di pinggang-nya

Rio : Oh tidak.. Manager, aku segera kembali..

***

Belt-san: Saat itu aku menggunakan teleportasi dan menyembunyikan diriku di labku.. lalu aku mengirimkan proyeksiku ke VVotapitbase, sebagai pesan terakhirku, tapi itu tidak pernah menjadi pesan yang terakhir..

Rio: Begitu ya..

Belt-san: Aku juga dibantu oleh murid terbaikku, orang yang membantuku di labku.. aku melatihnya sampai dia menjadi sekarang ini.. terima kasih.. Karen..

Karen: I-Iya Belt-sensei, hehehe…

Evan: A-Apa? J-Jadi?!

Belt-san: Benar.. sebelum aku mati, Karen pernah menjadi muridku.. lalu setelah mendengar aku dibunuh oleh rekan penelitianku, ia orang pertama yang mendatangiku, dan dialah yang melancarkan proses mentransferkan pikiranku ke dalam sistem.. jika dia tidak di sana, maka aku tidak mungkin bisa berada di sini dengan kalian..

Rio: Ternyata begitu ya..

Belt-san: Dan juga, aku yang menciptakan bracelet itu, Evan..

Evan: Apa?

Belt-san: Ya, Karen membantuku membuat bracelet itu, dan aku merasa ada yang ganjil dengan keadaan di FX belakangan ini, jadi aku mencari seseorang yang bisa menjadi Kamen Rider VVota yang baru untuk melawan kekuatan tersebut.. lalu aku melihat potensi yang besar dalam dirimu...

Evan: Tapi aku juga baru ngidol 2 bulan.. aku belum tahu banyak tentang JKT48..

Belt-san: Tapi aku melihat kerelaan dalam hatimu.. kau rela melakukan apa saja demi JKT48..

Evan: Begitu ya..

Belt-san: Anton dan Ryan sebenarnya juga bekerja di bawahku.. mereka melakukan penelitian, mengidentifikasi monster untuk membantumu, sebenarnya mereka masih terkoneksi denganku melalui jaringan..

Evan: Serius? Wah.. tak sangka!

Tiba-tiba…

Tori: Oi, apa kalian melihat VVorushi?!

Rio: Tidak.. kenapa?

Rico: Dia melempar kami di VVotapitbase, dan saat kami berdiri, dia sudah menghilang..

Tori: Mesin yang kalian bangun juga tidak ada! Kita harus bergegas!

Ryan: Dia ada di luar! Kalian ke luarlah!

Rina: Rio, Evan, Karen, Tori, Rico berhati-hatilah!

Evan & Rio & Karen & Tori & Rico: Baiklah!

Mereka pun langsung berlari keluar FX, dan mendapati para member sedang dibaringkan di sana, dan hampir semua member ada di sana!

Evan: S-Shanju!

Karen: V-Ve..!

Rio: Tidak bisa diterima…

VVorushi pun mengeluarkan pasukannya dari dimensi lain, dari masa depan untuk menghadang mereka.

Evan: *kesal* teman-teman, ayo kita maju!

Evan: BERUBAH!
Karen: BERUBAH!
Rio: BERUBAH!
Tori: BERUBAH!
Rico: BERUBAH!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yosha ikuzo!*
*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*
*Kamen Rider VVota*
*Kamen Rider VVaro*
*Kamen Rider Bingo*

Seseorang dengan jubah pun muncul di balik pohon dekat situ. Ya. Dia Kapten Mario.

Kapten Mario: Bagus… mereka semua sudah berkumpul.. Waktunya mulai!

Kamen Rider VVota & Senbatsu & VVota#1 & Bingo: Persatuan Rider!

VVorushi: Kalian yakin bisa mengalahkanku hah? Serang mereka!

Para pasukan VVorushi menembaki mereka. Kelima Rider itu pun berlari. Semua tembakkan yang ditembakkan kepadanya meleset, dan meledak di belakang mereka.

Kamen Rider VVota: LEPASKAN—
Kamen Rider Senbatsu: PARA—
Kamen Rider VVota#1: MEMBER—
Kamen Rider VVaro: JKT—
Kamen Rider Bingo: 48!—

VVorushi: Jangan bercanda! Kalian tidak akan bisa mengalahkanku!

Kelima Kamen Rider itu pun langsung berlari ke arah VVorushi. VVorushi mengangkat tubuh para member dan mengumpulkannya di sekitarnya.

Kamen Rider VVota: Dasar! Pengecut!

Kamen Rider VVota #1: Menggunakan tubuh para member untuk melindungi diri.. leh ugha..

Tiba-tiba datanglah kesatria bertopeng lain yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Kamen Rider: Biarkan aku yang mengurus pasukan mereka..

Kamen Rider VVota: Wohh.. kau siapa?

Kamen Rider: Aku.. Kamen Rider.. Gamers..

Kamen Rider VVota: Gamers? Kamen Rider? Wah.. terima kasih ya! Yosha ikuzo!

Kelima Rider pun fokus menyerang VVorushi karena Kamen Rider baru itu datang untuk menyerang para pasukan VVorushi.

***

Kamen Rider VVaro: Dia melewatkan sesuatu..

Kamen Rider Bingo: Sekarang!!

Kamen Rider Senbatsu sudah berada di belakang VVorushi tanpa ia sadari. VVorushi langsung mengangkat tubuh member lainnnya lagi untuk melindungi bagian belakang tubuhnya.

Kamen Rider Senbatsu: Tidak berguna kau melakukan itu!

*Shadow Slash*

Shadow Slash-nya Kamen Rider VVota melewati tubuh member yang melayang di udara, dan mengenai VVorushi hingga ia jatuh. Tubuh member yang ia angkat pun terjatuh.

Kamen Rider VVota: Sial, mereka akan terjatuh!

*Chouzetsu kawaii: Veranda Form*

*Wind Slash*

Kamen Rider Senbatsu menggunakan Wind Slash untuk memberikan angin kepada tubuh member yang terjatuh, agar tidak terlalu keras saat jatuh. Kelima Kamen Rider pun langsung mengelilingi VVorushi. Satu persatu dari mereka langsung menyerang VVorushi, menyerangnya bergantian. Kamen Rider VVota dan VVota #1 bersamaan memukul VVorushi. Kamen Rider Senbatsu menahan serangan-serangan masif dari VVorushi. Dan saat VVorushi lengah, Kamen Rider VVaro dan Bingo melakukan Kick kepada VVorushi.

VVorushi: Dasar kalian manusia! Kalian akan menyesaal! Hiyaaat!

VVorushi mengeluarkan pedangnya, tapi ia tidak berniat menggunakannya sejak awal. Ia mengubahnya menjadi senapan.

Kamen Rider VVota: Baiklah kalau itu maumu!

*Chouzetsu kawaii: Genoveva Form*

Kamen Rider VVota: Mempunyai daya tarik yang akan selalu membuat kalian semua penasaran! *mengeluarkan Light Gun* Rasakan ini VVorushi!

***

Kamen Rider Gamers diserang oleh pasukan-pasukan VVorushi. Ia melawan para pasukan yang sangat banyak itu dengan pedangnya.

*Melee: Sword*

Kamen Rider Gamers: Yosh.. rasakan ini!!

Meski para pasukan itu mudah dikalahkan, tapi jumlah mereka terlalu banyak.

Kamen Rider Gamers: Baiklah.. *menekan tombol di driver*

*Final Attack: 1…0…0…0…0…*

Kamen Rider Gamers: Hissatsu. *menekan tombol lagi di driver*

*10000 Slash*

Kamen Rider Gamers: Haaaaaaaaaakhh.. Hiyaaatt!

Serangan hissatsu dari Kamen Rider Gamers dilakukan sambil berputar, sehingga para pasukan VVorushi yang mengelilinginya pun hancur seketika.

***

Kamen Rider VVota dan VVorushi pun beradu tembakan. Kamen Rider Senbatsu juga melemparkan serangan-serangan Wind Slash ke arah VVorushi.

Kamen Rider VVota#1: Kita juga tidak boleh kalah! Kita bantu mereka!

Kamen Rider VVaro & Bingo: Yosh!

Kamen Rider VVota #1, VVaro, dan Bingo berlari ke arah VVorushi, menghindar dari tembakannya, lalu melakukan Rider Kick. VVorushi menjadi lengah, mereka langsung mengepung mereka.

Kamen Rider VVota: Baiklah! Lakukan Hissatsu!

Kamen Rider Senbatsu & VVota #1 & VVaro & Bingo: Baiklah!

*VVaro Force*
*Last Attack*
*Hissatsu: Gesrek Power*
*Hissatsu: VVaro Upper*
*Hissatsu: Bingo Upper*

Semua Kamen Rider: Special VVota Rider Kick!

VVorushi: HIAAAAAAAARGGHHHH!!!

VVorushi tiba-tiba mengeluarkan cahaya nan terang dari dadanya, lalu menghempaskan semua Kamen Rider yang sedang menyerangnya dengan hissatsu. Semua Kamen Rider itu pun terlempar dan berubah menjadi wujud manusia. Ternyata semua jiwa member sudah tertampung di mesin itu, dan VVorushi sudah bisa menggunakan kekuatan dari jiwa member itu untuk berevolusi. Sisanya, ia tinggal menggunakan semua jiwa member untuk menghidupkan Ratunya, ya, Wakibara.

Evan: Sial, bagaimana kita bisa mengalahkannya?

Karen: Dengan kekuatan kita yang sekarang…

Rio: …kita tidak akan mampu.. kita harus…

Kapten Mario: Mendapatkan Upgrade Power. Ambil ini! *melemparkan sesuatu*

Sesuatu yang dilempar Kapten Mario terbang menuju Evan dan Karen. Lalu ditangkapnyalah benda yang diberikan Kapten Mario.

Evan & Karen: Ini..

Kapten Mario: Benar.. upgrade power.. gunakan itu untuk melindungi para member JKT48!

Evan: Eh, kau yang…

*** Episode 15 ***

Seseorang: Nak, pakai ini! *menerbangkan kertas foto*

Kertas foto yang terbang itu pun langsung berubah menjadi cahaya yang amat terang, dan terbang menuju tangan Kamen Rider VVota. Sampai di tangan Kamen Rider VVota pun, kertas foto itu makin bersinar amat terang. Ultimate PP. Ultimate PP Melody.

***

Kapten Mario: Bertemu lagi..

Rio: Eh, ketemu lagi Kapten..

Kapten Mario: Hehe.. cepat kalahkan mereka!!

Tori: Bagaimana dengan Kuran666er, Kapten?

Kapten Mario: Yaa, Kuran666er sudah bubar, karena VVoshrek sudah mati, dan tidak ada musuh lagi, jadi mereka memutuskan untuk bubar dan melakukan kegiatannya masing-masing, yaa menjalankan hidup sehari-hari.. tapi seperti yang kau tahu, pikiran VVoshrek sudah dimasukkan ke tubuh baru, dengan kata lain ia hidup kembali..

Evan: Yosh..

Karen: Kalian, tolong bantu kami, oke?

Evan: Oh iya, aku pinjamkan ini! Gunakan ya! *memberikan Ultimate PP*

Rio: Wah, oke!

***

VVorushi: Dengan kekuatan yang ini, usahaku dan Ratuku untuk menghancurkan dunia ini gagal! Tapi, dengan adanya para gadis (member) ini, Ratuku bisa bangkit dan kami bisa berevolusi! Bangkitlah, Ratuku!

*Loading…*

*Complete*

Seketika mesin itu melayang, dan dari mesin itu terpancar cahaya ke tanah, dan muncullah sesosok wanita cantik. Wanita itu langsung berubah menjadi monster, dengan wujud yang mirip VVorushi.

VVorushi: Selamat datang kembali, istriku..

VVakibara: Tentu saja, Rajaku..

VVorushi: Ayo satukan kekuatan kita!

VVakibara: Baiklah!

Keduanya langsung melepaskan kekuatan yang dahsyat.

*Ready. Start. Downloading
Finished. Connector Downloaded.*

*Connecting*

*Complete*

***

Anton: Jangan sampai dia berevolusi!

***

Seketika tubuh mereka bercahaya. Mereka berevolusi. Mereka sudah memiliki kekuatan untuk menguasai bumi, untuk mendirikan kerajaan baru untuk mereka sendiri.

VVorushi: Keluarlah, para pasukanku!

Seketika dari tanah, naiklah sebuah kastil yang cukup besar. Saking besarnya, saat kastil itu benar-benar naik ke atas permukaan bumi, kastil itu menghancurkan sebagian mall FX. Pasukan-pasukan VVorushi pun keluar dari dalam tanah juga.

***

Anton: Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini!

Ryan: Ini tidak mungkin..

Rina: Berjuanglah! Kalian semua               !!

***

Lalu datanglah Evan, Karen, Rio, Tori, dan Rico, untuk menghentikan usaha VVorushi dan VVakibara.

Evan & Karen & Rio & Tori & Rico: Berubah!

*Super Support. Super Form. VVota Special Form*
*Rider Super Power. Ghaida Form*
*Junianatha Form*
*Genoveva Form*
*Veranda Form*

Kamen Rider Senbatsu: Menyerahlah..
Kamen Rider VVota#1: Karena kau akan menyesal..
Kamen Rider VVaro: Telah berurusan dengan para fans..
Kamen Rider Bingo: Yang selalu mensupport tulus JKT48!
Kamen Rider VVota: Dan kami adalah pembela kebenaran di dunia peridolan! VVota Rider!

Mereka berlima langsung menyerang VVorushi.

Kamen Rider VVota: Light Sword! *tiba-tiba keluar 2 Light Sword* Wah ada dua! Ntab nih!

Kamen Rider Senbatsu: Wah, bagaimana senjataku ya? Mari coba

*Rider Sword*

Kamen Rider Senbatsu: Rider Sword! Asik!

Kamen Rider VVota#1: Guit-Axe! Eh tunggu… aku tidak bisa main gitar T^T

Kamen Rider VVota: Aku juga tidak terlalu lancar, tapi dengan VVaro Force, kau pasti bisa!

Kamen Rider VVaro: Light Gun!

Kamen Rider Bingo: Shadow Sword!

Mereka berlima menggunakan senjatanya untuk melawan VVorushi dan Wakibara. Kamen Rider VVota dan VVota #1 melawan VVorushi, sedangkan Senbatsu melawan Wakibara. Kamen Rider VVaro dan Bingo melawan pasukan-pasukan dari VVorushi. VVorushi sendiri menjadi semakin kuat setelah evolusi keduanya. Kini telekinesisnya lebih dari sekedar menggerakan benda dari jauh. Kini ia juga bisa mengendalikan orang, bahkan pikiran orang itu! VVorushi menangkis semua serangan Kamen Rider VVota dan VVota#1. Lalu ia mengangkat tangannya.

VVorushi: Sekarang kalian akan merasakan sesuatu yang membuat kalian lemah!

VVorushi mengangkat semua member yang tergeletak itu sekali lagi, tapi bukan sekedar mengangkat. Ia mengendalikan mereka, dan membuat mereka semua mengepung Kamen Rider VVota dan VVota#1.

Kamen Rider VVota: Sial, kita tidak mungkin melawannya..

Kamen Rider VVota#1: Benar.. kita tidak mungkin melukai member..

Kapten Mario: Hei, Rio, VVorushi merasuki pikirannya juga! Gunakan Guit-Axe untuk membebaskan pikiran para member!

Kamen Rider VVota#1: Baiklah! *memainkan Guit-Axe*

Lalu seketika pikiran member terlepas dari pengaruh VVorushi. Kini para member tidak bisa bergerak, meski posisi tubuhnya masih posisi tubuh ketika seseorang ingin bertarung. Kamen Rider VVota#1 masih memainkan Guit-Axenya, dengan lagu Beginner. Ternyata VVaro Force bukan sekedar mematahkan pengaruh VVorushi, namun merasuki pikiran para member, lalu para member bergerak sendiri, dan menari gerakan lagu Beginner.

(Cuma lirik) *** (Kalo males lewat aja)

Apakah kita punya impian?
Dan percaya kepada masa depan?
Tak kenal rasa takut, tak perlu pandang bulu
Tak perlu menahan diri
S’karang apakah kita punya impian?
Tetap lugu s’perti anak kecil
Rantai yang terus mengikatmu
Ayo putuskanlah
Change change change change
Change your mind
Change change your mind
Tak perlu tahu apapun juga
Beginner!

Stand up! Together!
Ingatkah saat terlahir
Semua orang beginner!
Stand up! Right away!
Dari awal tidak akan berjalan dengan mulus
Stand up! Together!
Tak apa mengulang lagi
Once again beginner!
Stand up! Right away!
Ulang lagi, ulang lagi
Pasti akan berhasil

***

VVorushi: I-Ini tidak bisa dipercaya! B-Bagaimana kalian bisa.. tapi.. *jadi berbisik* leh ugha..

Kamen Rider VVota#1: Eh, tunggu dulu.. ada yang aneh, jangan-jangan dia..

Kamen Rider VVota: VVORUSHI GESREK! DIA LENGAH!

Mengetahui hal itu, kedua Kamen Rider VVota langsung menyerang VVorushi, menghajarnya habis-habisan.

***

Kamen Rider Senbatsu menyerang VVakibara dengan Rider Sword. VVakibara bisa menangkis semua serangan itu, tapi karena ia baru terbangun kembali, dan belum terbiasa dengan keadaannya sekarang, ia agak lengah.

Kamen Rider Senbatsu: Kau lengah! Waktunya hissatsu!

*ALL RIDER: HISSATSU!*
*Special Last Attack: Kamen Rider Slash!*

VVakibara: Sial… huaaakkk! *terkena serangan*

VVakibara langsung tersungkur ke tanah, ia memandang VVorushi dengan kosong, terjatuh.. lalu meledak.

VVorushi: Ratuku.. Tidak… TIDAAAKK!!

Kamen Rider VVota: Dia makin lengah, ayo kita gunakan hissatsu!

*Super VVaro Force*
*ALL RIDER: HISSATSU!*
*VVaro Force*
*VVaro Force*
*VVaro Force*

Kamen Rider VVota: ALL VVOTA RIDER SPECIAL KICK!
Kamen Rider Senbatsu: *Special Last Attack* KAMEN RIDER KICK!
Kamen Rider VVota#1: AXE RHYTM!
Kamen Rider VVaro: WINK WA SANKAI!
Kamen Rider Bingo: STORM SHADOW!

Kelima Rider menyerang VVorushi dengan masing-masing hissatsunya. VVorushi langsung tersungkur ke tanah.

VVorushi: Ternyata.. para Rider ini.. mengalahkanku.. huakk..

VVorushi meledak. Dengan hancurnya kedua sumber kekuatan, yaitu VVorushi dan VVakibara, kastil yang akan mereka tempati nanti itu, runtuh, jadi rata dengan tanah. Seiring dengan hancurnya VVakibara, para member terbangun, karena jiwa sesungguhnya sudah kembali.
Semua member.. dan Ayana.. kembali tidur. Melody, Ve, Shanju, Desy, dan Kinal pun datang menghampiri kelima Rider.

Kelima member: Terima kasih ya sudah menyelamatkan kami!

Kamen Rider VVota: I-Iya, s-sama-sama! Ahhhh *pingsan*

Kamen Rider Senbatsu: Wah, gesrek dia.. recharge VVaro Force overload tuh, hahaha

Melody: VVaro Force?

Kamen Rider Senbatsu: Ahh, enggak, hehehe..

Kelima Rider pun kembali ke wujud manusia. Para member yang lain langsung bergabung, untuk memberikan ucapan terima kasih. Para member pun menyalami kelima Rider karena sudah menyelamatkan mereka. Lalu datanglah Anton, Ryan, dan Rina.

Anton: Wah, sudah selesai ya..

Ryan: Kalau begitu… *mengeluarkan kamera* AYOO FOTOO!!

Rina: Syukurlah..

Semua pun berpose, group shoot antara para Rider dan para member JKT48. Setelah ucapan terima kasih, dan gesrek dengan oshi masing-masing, para member memberikan hadiah yang bisa dibilang sangat berarti bagi apra VVota dan VVoti ini. Para member dari masing-masing tim, menampilkan 2 lagu dari setlist di JKT48 Theatre saat ini. Lalu setelah kejadian ini pun, mereka berlima, serta Anton, Ryan dan Rina pergi menuju J-Café, sedangkan para member kembali ke teater untuk mendapatkan pengumuman dari Manager.

The End.


Epilogue:

Chou Moenster dan VVoshrek datang di depan J-Café. Kelima Rider pun keluar.

VVoshrek: Aku sudah mencoba memperingatkanmu, tapi kau tidak mau mendengarnya.. beruntung kau selamat.

Evan: Lalu maksudmu? *memasukkan Ultimate PP ke bracelet*

VVoshrek: Cih, selalu saja ingin bertarung. Akan kutunggu duel kita di waktu yang akan datang, Kamen Rider! Hissatsu Teleport!

Lalu VVoshrek menghilang bersama Chou Moenster. Saat hari mulai gelap, mereka pun berpisah.

Evan: Sampai bertemu lagi ya, Rio!

Rio: Iya, semoga kita bisa bertemu lagi di waktu yang akan datang..

Evan: Kalian juga, kapan-kapan main ke markas kita ya!

Tori: Baiklah, tapi kami tidak janji ya..

Rico: Iya, kami harus pergi ke kota sebelah, untuk mengurus sebuah kasus, membantu temanku, dia seorang detektif..

Evan: Baiklah! Sampai jumpa!

Karen: Sampai jumpa!

Rina: Sampai jumpa!

Evan: Oh iya, mana Belt-san?

Rio: Oh Belt-san.. dia tadi..

***

Belt-san: I’m sorry, Rio. Kita harus berpisah kembali.

Rio: Tidak apa-apa Belt-san, kita kan akan selalu menjadi teman.. hehe..

Belt-san: Oh iya, can you do me a favor?

Rio: What kind of favor, Belt-san?

Belt-san: Beritahu Evan, bahwa Ultimate PP tidak berjumlah 4 saja. Saat dibutuhkan, Ultimate PP baru akan muncul. Mungkin pengaruh dari VVaro Force..

Rio: Baiklah.. akan kuberitahu dia..

Belt-san: Okay. Thank you.. farewell, my old friend..

Rio: Sampai jumpa, Belt-san!

***

Rio: Aku sudah berpisah dengan Belt-san tadi..

Evan: Begitu ya..

Rio: Belt-san menitip pesan untukmu, katanya Ultimate PP tidak hanya berjumlah 4, karena Ultimate PP akan terus muncul saat dibutuhkan..

Evan: Benarkah?!

Rio: Ya, jumlahnya akan terus bertambah seiring ada VVaro Force..

Evan: Wah.. ini berita bagus.. terima kasih ya!

Rio: Kalau begitu, sampai jumpa lagi ya!

Lalu mereka pun berpisah. Saat Evan hendak menancap gas untuk pulang dan mengantar Karen, datanglah Kapten Mario.

Kapten Mario: Boleh kuambil kembali Ultimate PP kalian yang tadi?

Evan: Oh.. boleh-boleh.. ini, Kapten..

Kapten Mario: Terima kasih.. oh.. kau boleh menyimpan Ultimate PP yang kuberikan padamu itu.. Ultimate PP Melody..

Evan: Benarkah? Terima kasih, Kapten!

Kapten Mario: Ya.. sama-sama.. dan Ultimate PP itu adalah Photopack yang digunakan oleh Kuran666Red untuk berubah saat melawan VVoshrek dulu..

Evan: Benarkah??

Kapten Mario: Ya.. dan semoga jiwa Kuran666Red terpancar dari jiwa bertarungmu, untuk mengalahkan VVoshrek kembali.. dan untuk menyegel VVoshrek.. aku pergi dulu ya..

Evan: Tunggu, Kapten.. bagaimana jika aku membutuhkanmu?

Kapten Mario: Aku akan muncul saat kau membutuhkanku! Dadah!


Kapten Mario pun menghilang dalam bayang-bayang lampu jalan.

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!

Posted by Dwayne Matthew Evan
Minggu, 24 April 2016
Sebelumnya di Kamen Rider VVota

*Last Attack: Storm Shadow*

Kamen Rider Senbatsu menyerang Moetaru dengan naginatanya. Moetaru yang lengah itu pun terpental dan Anton dan Ryan pun terlepas dari genggamannya.

“Oi, kalian tidak apa-apa?” tanya Kamen Rider VVota kepada Anton dan Ryan.

“Iya, kami tidak apa-apa.” Kata Anton.

Kamen Rider VVota pun kembali masuk ke dalam pertarungan.

***

“Yosh, mari kita coba ini!” teriak Kamen Rider VVota.

*Chouzetsu kawaii: Junianatha Form*

“Manis dan selalu disiplin!” teriak Kamen Rider VVota. “Guit-Axe!”

Kamen Rider VVota menyerang Moetaru menggunakan Guit-Axe. Setiap serangan Kamen Rider VVota itu pun menjadi makin kuat sedikit demi sedikit. Dan meskipun tertangkis semua, tapi Kamen Rider VVota terus menyerang Moetaru, hingga ia bisa menyabet perut Moetaru.

“Huakk.. sial.. ternyata kau kuat juga ya. Aku meremehkanmu.” Kata Moetaru.

“Kamen Rider VVota! Pelindung dunia peridolan. Munculnya kau untuk menghancurkan kami? Tidak mungkin, karena kami adalah penyelamat JKT48!” teriak Kamen Rider VVota.

“Dasar bodoh, mengorbankan nyawa demi cewek-cewek yang menari-nari dan menyanyi-nyanyi di atas panggung. Lebih baik kau menjadi Wakil dari VVoshrek!” kata Moetaru.

“Maaf, tidak ada waktu untuk menjadi Wakil dari VVoshrek. Jadwalku penuh untuk melindungi JKT48.” Kata Kamen Rider VVota. “Coba dengarkanlah ini. Bokura no Kaze!”

“Cih, tidak akan mengefek padaku!” teriak Moetaru.

Moetaru pun menghilang. Kamen Rider Senbatsu pun bersiap-siap kembali untuk menyerang.

*Wind Slash*

Kamen Rider Senbatsu menebaskan dual katananya, lalu bayangan badai keluar dari pedangnya, dan seperti terhambat di satu titik.

“Di situ kau rupanya.” Kata Kamen Rider VVota, yang lalu menegaskan petikannya menjadi genjrengan musik metal.

Ternyata benar. Dari titik yang menghambat serangan Kamen Rider Senbatsu tadi, muncullah Moetaru.

“Cih, pintar juga kalian. Kerja sama tim yang lumayan bagus. Tapi tidak akan terjadi lagi dalam serangan kalian yang berikutnya!” kata Moetaru.

“Lihat saja nanti.” Kata Kamen Rider VVota.

Moetaru pun kembali menghilang.

***

“Dilihat dari caranya menghilang, dia tidak benar-benar sekecil atom ternyata. Memang ia menghilang, dan partikel tubuhnya mengecil, tapi hanya sekecil kelereng. Partikel tubuhnya lalu menyebar, supaya ia bisa kabur, lalu berkumpul di suatu tempat, lalu dia muncul.” Kata Ryan yang sedang menganalisis.

“Bagus! Pintar kau, Yan!” kata Anton.

“Tapi tetap saja. Masih sulit untuk menentukan keberadaannya. Karena dengan kamera sebagus apapun juga, partikelnya memang sedikit terlihat tapi tidak jelas ke mana partikel itu menyebar.” Kata Ryan.

“Kalau begitu, yang terpenting sekarang, kita hubungi Evan.” Kata Anton.

Ryan pun membuka menu di laptopnya untuk menelepon Evan. Tapi Moetaru muncul, dan menyambuk laptopnya hingga hancur.

“Sialan!” kata Ryan.

Lalu Moetaru menghilang lagi.

***

Moetaru pun muncul kembali di belakang Kamen Rider Senbatsu. Ia menyambukkan cambuknya ke punggung Kamen Rider Senbatsu. Kamen Rider Senbatsu pun terpental. Moetaru kembali menghilang.

Kamen Rider VVota pun masih melanjutkan permainan gitarnya. Tapi ada suara yang mengganggu. Seperti ada suara pantulan dan sedikit feedback. Kamen Rider VVota langsung menebaskan Guit-Axe ke sumber yang memantulkan suara tadi.
Ternyata itu adalah Moetaru yang sedang menyatukan partikel tubuhnya agar bisa muncul. Moetaru pun akhirnya muncul setelah terpental dari serangan Kamen Rider VVota. Ia pun berdiri, dan menggenggam erat cambuknya. Aura hitam keluar dari cambuknya dan memenuhi seluruh tubuhnya.

“Sial. Jangan-jangan dia baru mengeluarkan dirinya yang sesungguhnya.” Gumam Kamen Rider Senbatsu.

*Dark Aura*

Kamen Rider VVota pun menghentikan permainannya. Ia pun berlari ke arah Kamen Rider Senbatsu, berencana ingin menyatukan kekuatan dengan Kamen Rider Senbatsu.

“Hei! Kami dapat kabar! Habire sedang berulah di FX!” teriak Anton.

“Karen, kau saja yang pergi. Biar aku yang mengurusnya. Aku tahu cara mengalahkannya sekarang.” Kata Kamen Rider VVota.

“Baiklah, kuserahkan padamu ya!” kata Kamen Rider Senbatsu.

“Oh iya, bawa saja Light Cycle-ku.” Kata Kamen Rider VVota.

“Oke. Terima kasih!” kata Kamen Rider Senbatsu. “Ayo pergi, Ton, Yan!”

“Jangan mengabaikanku.” Kata Moetaru yang suaranya agak sedikit aneh, dan aura hitam sudah benar-benar memenuhi tubuhnya dan lingkungan sekitarnya.

“Hehe. Sebenarnya aku tidak tahu cara mengalahkanmu, karena aku yakin tadi aku cuma beruntung saja.” Kata Kamen Rider VVota.

“Bodoh.” Kata Moetaru yang sudah menghilang entah di mana.

Moetaru langsung menyerang Kamen Rider VVota dari segala arah, dan tidak terlihat. Sesekali ia menampakkan diri, tapi menghilang kembali, jadi seperti bayangan hantu yang muncul beberapa saat lalu menghilang lagi.

“Sial. Aku bisa habis kalau begini ceritanya.” Pikir Kamen Rider VVota dalam hati.

Lalu Kamen Rider VVota terpental oleh salah satu serangan kuat dari Moetaru ke sebuah mobil.

“Cih. Bagaimana aku mengurusnya ya?” gumam Kamen Rider VVota.

***

“Di mana kau, Habire?” pikir Karen di Fx.

“Haha. Ternyata kau datang, Kamen Rider. Di mana temanmu yang satu lagi? Apa dia mati?” kata Habire dari belakang Karen.

“Hahaha. Dia tidak mati, dia masih bertarung sampai saat ini. Berubah!” teriak Karen.

***

“Nak, pakai ini!” kata seseorang sambil menerbangkan kertas foto.

“Hah?” gumam Kamen Rider VVota yang sedang menahan kesakitan.

Kertas foto yang terbang itu pun langsung berubah menjadi cahaya yang amat terang, dan terbang menuju tangan Kamen Rider VVota. Sampai di tangan Kamen Rider VVota pun, kertas foto itu makin bersinar amat terang. Ultimate PP.

“Baiklah! Terima kasih!” teriak Kamen Rider VVota yang kembali ke wujud manusia.

Kamen Rider VVota pun memasukkan Ultimate PP itu ke braceletnya.

*GEN-GEN-GENERAL~ GEN-GEN-GEN-GENERAL~ GENERAL MANAGER: Laksani Form*

“Ceria dan bersinar selalu!” teriak Kamen Rider VVota.

“Mengganti form tidak akan mengubah apa-apa!” teriak Moetaru.

Moetaru pun kembali menghilang.

“Laksani Sword!” teriak Kamen Rider VVota.

Kamen Rider VVota pun memprediksi arah serangan dari Moetaru. Tapi masih tidak tertebak. Serangan Moetaru semakin agresif. Kamen Rider VVota pun menangkis semua serangannya. Moetaru pun menjadi marah, dan menghilang kembali.

“Cih.. kalau begitu caranya…” pikir Kamen Rider VVota.

*Shining!*

Kamen Rider VVota menebas pedangnya ke atas. Lalu muncullah sinar yang amat terang. Lalu terlihatlah bayang-bayang tubuh Moenster yang sedang ingin menyerang Kamen Rider VVota dari jauh. Kamen Rider VVota dengan mudahnya menghindari serangan itu.

***

*Shadow Slash*

Kamen Rider Senbatsu menebaskan serangan berbentuk bayangan kepada Habire, dan Habire menangkisnya dengan dual light-stick hitamnya.

“Seranganmu tidak sepadan dengan Black-Stickku.” Kata Habire.

Habire pun langsung menyerang Kamen Rider Senbatsu.

***

Serangan demi serangan Moetaru pun gagal. Moetaru semakin kesal. Ia meluapkan kemarahannya, dan serentak listrik di daerah itu pun mati. Ia pun menjadi semakin tidak terlihat.

“Jadi ini juga kekuatan Dark Aura?” pikir Kamen Rider VVota.

*Shining!*

Muncullah kilauan cahaya di langit, meskipun sesaat.

“Hissatsu.” Gumam Kamen Rider VVota.

*VVaro Force*

“LAKSANI SLASH!” teriak Kamen Rider VVota.

“TIDAAAK!” teriak Moetaru yang hendak menyebarkan kembali partikel tubuhnya ke segala arah, tapi terlambat.

Moetaru pun terkena serangan hissatsu dari Kamen Rider VVota. Ia pun terpental ke ujung jalan, dan terluka parah.

“T-Tak kusangka. A-Aku akan k-kalah. O-Oleh VV-VVota s-sepertimu.” Kata Moetaru sebagai kata-kata terakhir.

Moetaru pun meledak. Kamen Rider VVota pun kembali ke wujud manusia. Tanpa ia sadari, selama itu VVoshrek memandangi pertarungan mereka dari atap minimarket dengan kesalnya.

***

“Kau lebih kuat dari sebelumnya, Kamen Rider!” kata Habire.

“Haha, aku berlatih setiap hari! Dan sebaiknya jangan lengah!” teriak Kamen Rider VVota.

*Last Attack: Shadow Slash*

Tiba-tiba VVoshrek muncul.

“Habire, mundur!” teriak VVoshrek.

“Tapi, Tuan..” kata Habire.

“Tidak ada pilihan lain! Moetaru sudah mati!” teriak VVoshrek. “Hissatsu Teleport!”

Mereka pun menghilang.

“A-Apa? Kabur dari pertarungan? Dasar pengecut.” Kata Kamen Rider Senbatsu lalu kembali menjadi wujud manusia.

“Karen!” teriak Evan.

“Eh, Van!” kata Karen.

“Mana Habire?” tanya Evan.

“Tadi waktu aku lagi hissatsu, VVoshrek datang, dan menyuruh Habire mundur. Eh mereka menghilang.” Kata Karen.

“Ohh, begitu ya.”

***

Selanjutnya di Kamen Rider VVota

“VVombie beraksi. Van, Ren, hajar dia.” Kata Ryan.

*Dark Evolution*

“Sial.. Dark Aura..” kata gumam Kamen Rider VVota.

“Dark VVombie.. menarik.. mari kita adu dengan bayanganku.” Kata Kamen Rider Senbatsu.

“Dia lengah… saatnya hissatsu!” teriak Kamen Rider VVota.

Episode 16: Dark Aura, Senjata Baru Musuh!

***

Evan & Karen: Berubah!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yossha ikuzo!*

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*

[Ini adalah penghancuran dunia!]

Lalu monster itu pun hilang bersamaan dengan portal dimensi itu. Kamen Rider VVota hanya tersungkur di tanah. Ia kembali ke wujud manusia sambil menangis, karena oshinya beserta member JKT48 dibawa oleh monster itu. Karen juga kembali ke wujud manusia.

Anton: Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

Rio: Belt-san, bagaimana kau kembali lagi?

Belt-san: Hehe.. Selama ini aku mengunci diri di laboratorium pribadiku..

[KELIMA RIDER VVOTA, BERSATU!]

Evan: BERUBAH!
Karen: BERUBAH!
Rio: BERUBAH!
Tori: BERUBAH!
Rico: BERUBAH!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yosha ikuzo!*
*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*
*Kamen Rider VVota*
*Kamen Rider VVaro*
*Kamen Rider Bingo*

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!

11 Mei 2016!


Episode 15: Ceria dan Bersinar Selalu!

Posted by Dwayne Matthew Evan
Minggu, 17 April 2016
Evan & Karen: Berubah!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yossha ikuzo!*

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*

[Ini adalah penghancuran dunia!]

Lalu monster itu pun hilang bersamaan dengan portal dimensi itu. Kamen Rider VVota hanya tersungkur di tanah. Ia kembali ke wujud manusia sambil menangis, karena oshinya beserta member JKT48 dibawa oleh monster itu. Karen juga kembali ke wujud manusia.

Anton: Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

Rio: Belt-san, bagaimana kau kembali lagi?

Belt-san: Hehe.. Selama ini aku mengunci diri di laboratorium pribadiku..

[KELIMA RIDER VVOTA, BERSATU!]

Evan: BERUBAH!
Karen: BERUBAH!
Rio: BERUBAH!
Tori: BERUBAH!
Rico: BERUBAH!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yosha ikuzo!*
*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*
*Kamen Rider VVota*
*Kamen Rider VVaro*
*Kamen Rider Bingo*

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!


11 Mei 2016!
Sebelumnya di Kamen Rider VVota

“Sudah kubilang jangan diam di sana! Jika kau bodoh seperti ini bagaimana bisa melindungi 48 Group?” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Oi, cepatlah berlindung, atau tidak kau akan habis!” teriak Evan.

“Tidak… ini tidak mungkin… dia adalah… orang berbaju serba hitam?” gumam Evan. “Ini tidak mungkin, jadi dia mengikutiku selama ini, dan dia ternyata adalah Kamen Rider Senbatsu?!”

“Aku tahu kau pasti marah besar mengetahui bahwa aku sebenarnya adalah orang yang selalu mengikutimu, dan menjadi Kamen Rider.” Kata Karen sambil berjalan menghampiri Evan.

“Cih Rider itu. Pastikan kau menghancurkan mereka, Moetaru.” Kata Chou Moenster.

“Baiklah, Ketua.” Kata Moetaru yang merupakan Wakil dari Chou Moenster.

***

“Asik, VVaro Force udah recharged! Aku bisa berubah lagi, melawan para VVombie dan Moenster. Dan kali ini aku bisa melawan VVoshrek! Teriak Evan bahagia.

“Jangan senang dulu ah.” Kata Anton.

Anton, Evan, dan Ryan sedang berkumpul di J-Café, dan sedang menunggu kedatangan Karen. Mereka berkumpul untuk mendiskusikan cara-cara untuk menyingkirkan VVoshrek juga Chou Moenster.

“Selamat sore menuju malam. Saya Rangga, dan akan membawakan lagu dari JKT48. Selamat menikmati.” Kata seorang VVota bernama Rangga dari atas panggung kecil di kafe itu.

“Wah itu… Rangga Pranendra!” celetuk Ryan.

“Rangga Pra—siapa?” tanya Evan.

“Itu sebelahnya, JonFer ya? Wah The Goddamn VVota ada di sini. Tak sangka.” Tambah Anton.

“The Goddamn VVota? Siapa?” tanya Evan.

“Maaf aku terlambat, tadi aku masih ada urusan! Jalanan juga tadi cukup macet.” kata Karen yang akhirnya datang.

“Iya tidak apa-apa, Ren.” Kata Anton.

“Oii, kenapa aku tidak divvaro?!” kata Evan agak kesal.

“Baiklah, ayo kita mulai diskusinya.” Kata Ryan.

“Eh dasar.” Gumam Evan.

“Selamat sore, ada yang bisa saya bantu?” kata seorang pelayan kafe.

“Saya mau pesan kentang goreng aja mbak, sama susu murni coklat ya.” Kata Ryan.

“Saya roti bakar coklat+keju, minumnya Vanilla Latte, mbak.” Kata Anton.

“Saya pisang panggang keju, minumnya Moccachino, tapi jangan terlalu panas ya, mbak.” Kata Karen.

“Masnya yang ini mau pesan apa?” tanya si pelayan.

“Oi, Van. Mau pesan apa?” tanya Anton.

“Terserah kau saja deh.” Kata Evan, masih kesal karena tadi.

Evan pun berdiri dan keluar dari J-Café. Sebenarnya ia hanya bercanda, rencananya sih untuk menghangatkan situasi yang kaku tadi. Tapi ia berhasil. Ia pun keluar, berjalan ke dekat minimarket, membeli sebatang coklat putih, lalu memakannya di depan minimarket itu. Lalu datanglah Karen.

“Oi, oi, kau kenapa sih?” tanya Karen.

“Tidak apa-apa. Aku cuma iseng aja marah tadi, haha.” Jawab Evan.

“Dasar bodoh.” Kata Karen sambil memukul kepala Evan. “Kita bertiga jadi bingung kan kenapa kau marah seperti itu.”

“Lagian, tadi aku tidak divvaro sama kalian, jadi aku gunakan kesempatan itu untuk kabur, hehehe.”

Tiba-tiba terdengar teriakan dari ujung jalan.

“Monster! Monster!” teriak orang-orang.

“Monster di mana, mas?” tanya Evan kepada salah satu orang yang kabur.

“Itu di ujung jalan mas, monsternya tapi agak lucu gitu deh!” kata orang itu.

“Chou Moenster kah?” tanya Karen.

“Ayo ke sana!” kata Evan.

Mereka pun ke sana, dan melihat orang yang mirip Chou Moenster, namun bukan Chou Moenster.

“Cih, siapa lagi dia. Kemarin Habire, wakil dari VVoshrek. Jangan-jangan sekarang? Wakil Chou Moenster?” kata Evan.

“Tepat sekali, Kamen Rider!” kata Moetaru. “Namaku Moetaru, Wakil dari Chou Moenster!”

Moetaru langsung menyerang Evan. Moetaru melancarkan serangan yang bisa dihindari oleh Evan, tapi salah satu pukulannya membuat Evan terlempar ke sebuah mobil. Karen langsung mengambil tindakan menyerang Moetaru. Tapi pukulannya meleset.

“Wah, jangan-jangan kau Kamen Rider yang lain itu ya?” kata Moetaru sambil mengeluarkan cambuknya.

“Karen! Bahaya! Berubah!” teriak Evan.

*Genoveva Form*

“Light Gun!” teriak Kamen Rider VVota sambil menembak tangan Moetaru yang hendak mengambil cambuknya.

Cambuk itu pun terlepas.

“Cih. Ternyata kau lumayan kuat juga ya.” Kata Moetaru.

“Mempunyai daya tarik yang akan selalu membuat kalian semua penasaran! Jangan remehkan kami!” teriak Kamen Rider VVota.

*Veranda Form*

“Meskipun aku pemalu, aku tetap fashionable. Kamen Rider Senbatsu!

“Dua lawan satu? Menarik.” Kata Moetaru.

Tiba-tiba Moetaru menghilang.

“Dia menghilang!” kata Kamen Rider VVota.

“Jangan bilang.. Special Powernya adalah Stealth?” kata Kamen Rider Senbatsu. “Tapi jangan khawatir.”

*Wind Slash*

Kamen Rider Senbatsu menebaskan dual katananya ke segala arah. Lalu tiba-tiba ia terpental ke depan. Moetaru ada di belakangnya.

“Tidak mungkin! Aku yakin aku sudah menebaskan serangan itu ke segala arah!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Ini lebih buruk daripada bayangannya Karen...” gumam Kamen Rider VVota.

“Ini bukan cuma menghilang. Saat aku menghilang, partikel tubuhku mengecil hampir sekecil atom, dan aku bisa bergerak kemanapun aku mau!” teriak Moetaru.

“Sialan!” teriak Kamen Rider VVota lalu menembakkan Light Gun.

Tapi Moetaru menghilang kembali, dan tiba-tiba muncul di belakang Kamen Rider VVota, dan menyerang Kamen Rider VVota dengan cambuknya.

“Sial. Dia kuat juga!” kata Kamen Rider VVota.

“Jangan lengah.” Kata Kamen Rider Senbatsu. “Kita serang bersamaan!”

“B-Baik!” teriak Kamen Rider VVota.

Mereka berdua pun menyerang Moetaru. Moetaru hanya menangkis serangan-serangan mereka dengan tangan kosong. Lalu ia mendorong mereka tanpa sentuhan, seperti telekinesis.

“Tidak mungkin… dia terlalu kuat.” Kata Kamen Rider Senbatsu.

“Ternyata kalian selemah itu. Aku salah menilai kalian. Kalian itu sangat lemah!” teriak Moetaru.

“Diaam! “ kata Kamen Rider VVota menyerang Moetaru.

Moetaru kembali menghilang, dan pindah ke belakang Kamen Rider VVota dan mendorongnya dengan kekuatan penuh hingga Kamen Rider VVota terpental sangat jauh ke atas bangunan, lalu jatuh ke jalan.

“Huakk!” teriak Kamen Rider VVota.

“K-Kekuatannya… sepertinya dia menggunakan partikel tubuhnya yang tidak terlihat untuk menyerang kami, lalu partikel itu kembali menyatu dengan tubuhnya.” Pikir Kamen Rider Senbatsu.

Anton dan Evan pun datang.

“Jadi ini ya? Orang-orang di balik Kamen Rider?” kata Moetaru.

“S-Sial..” kata Anton.

Moetaru pun menarik kedua kaki Anton dan Ryan dengan kekuatan “telekinesis”nya.

“Oi, j-jangan libatkan o-orang lain! D-Dasar lemah!” teriak Kamen Rider VVota yang terluka cukup parah.

“Harusnya kau mengaca! Orang yang lemah di sini adalah kalian berdua! Dan kalian akan melihat kedua orang ini mati di hadapan kalian!” teriak Moetaru.

“S-Sialan!” gumam Kamen Rider VVota.

*Last Attack: Storm Shadow*

Kamen Rider Senbatsu menyerang Moetaru dengan naginatanya. Moetaru yang lengah itu pun terpental dan Anton dan Ryan pun terlepas dari genggamannya.

“Meskipun kau bisa menghilang lalu mengecil sekecil atom, atau lebih kecil dari atom sekalipun, kau tidak sadar jika bayanganmu sendiri saja mengkhianatimu!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Kau boleh juga.” Kata Moetaru.

“Oi, kalian tidak apa-apa?” tanya Kamen Rider VVota kepada Anton dan Ryan.

“Iya, kami tidak apa-apa.” Kata Anton.

“Hati-hati, Van. Dia sangat berbahaya. Dia bisa menusuk atau memecahkan kepala seseorang tanpa disadari!” kata Ryan.

“Baiklah, aku akan berhati-hati.” Kata Kamen Rider VVota.

Kamen Rider VVota pun kembali masuk ke dalam pertarungan.

***

Selanjutnya di Kamen Rider VVota.

“Coba dengarkanlah ini. Bokura no Kaze!” kata Kamen Rider VVota.

Moetaru pun kembali menghilang.

“Hei! Kami dapat kabar! Habire sedang berulah di FX!” teriak Anton.

“Bawa saja Light Cycle-ku.” Kata Kamen Rider VVota.

“Nak, pakai ini!” kata seseorang sambil menerbangkan kertas foto.

Kertas foto yang terbang itu pun langsung berubah menjadi cahaya yang amat terang, dan terbang menuju tangan Kamen Rider VVota. Sampai di tangan Kamen Rider VVota pun, kertas foto itu makin bersinar amat terang. Ultimate PP.

Episode 15: Ceria dan Bersinar Selalu!

***

Evan & Karen: Berubah!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yossha ikuzo!*

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*

[Ini adalah penghancuran dunia!]

Lalu monster itu pun hilang bersamaan dengan portal dimensi itu. Kamen Rider VVota hanya tersungkur di tanah. Ia kembali ke wujud manusia sambil menangis, karena oshinya beserta member JKT48 dibawa oleh monster itu. Karen juga kembali ke wujud manusia.

Anton: Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

Rio: Belt-san, bagaimana kau kembali lagi?

Belt-san: Hehe.. Selama ini aku mengunci diri di laboratorium pribadiku..

[KELIMA RIDER VVOTA, BERSATU!]

Evan: BERUBAH!
Karen: BERUBAH!
Rio: BERUBAH!
Tori: BERUBAH!
Rico: BERUBAH!

*VVota Form. Ourya oi, ourya oi, ourya oi, aaaaa yosha ikuzo!*
*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election!*
*Kamen Rider VVota*
*Kamen Rider VVaro*
*Kamen Rider Bingo*

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!


11 Mei 2016!

Episode 14: Musuh Kuat Baru?

Posted by Dwayne Matthew Evan
Senin, 11 April 2016
Sebelumnya di Kamen Rider VVota

*Veranda Form*

“Berdasarkan kamera keamanan di kota, dia kabur dengan cara yang aneh… dibantu angin badai… tidak dapat diragukan lagi, itu Ultimate PP Veranda.” Kata Ryan.

*VVaro Force*

*Last Attack: Tornado*

“Aku Kamen Rider Senbatsu.” Kata Kamen Rider itu.

“Maaf menganggu perdebatan kalian! Tapi kalian menganggu.” Kata seseorang dari atas.

“Siapa itu?” teriak Evan.

“Namaku Habire. Aku adalah Asisten dari VVoshrek.” Kata orang tadi.

***

“Maaf, tapi kau perhatikan saja ya saat ini.” Kata Kamen Rider Senbatsu.

“Oii, memang kau siapa? Menyuruh-nyuruh orang begitu!” kata Evan.

“Kau sedang tidak bisa berubah sekarang, jika kau melawan, kau bisa mati!” kata Kamen Rider Senbatsu.

“Sialan!” gumam Evan.

Kamen Rider Senbatsu menyerang Habire dengan dual-katananya. Awalnya Habire hanya menangkis serangannya dengan satu tangan kosong saja.

“Sial, kuat juga. Aku tidak mau diam saja! Aku mau bantu!” gumam Evan.

Evan berdiri dan menyerang Habire dengan tangan kosong, tanpa berubah, karena ia tidak bisa berubah saat itu.

“Kau bodoh ya?” kata Habire.

“Aku tidak peduli jika aku bodoh, aku akan menghancurkan VVoshrek dengan kedua tanganku dan semua rencananya, demi JKT48!” kata Evan.

“Ternyata kau memang orang bodoh.” Kata Habire.

“Oi, jangan di situ! Awas!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

Kamen Rider Senbatsu menarik PP Deck di dual katananya, lalu menebaskan pedangnya itu.

*Wind Slash*

Habire pun berhasil menghindari serangan itu.

“Huaaah!” teriak Evan. “Kau mau membunuhku ya?!”

“Sudah kubilang jangan diam di sana! Jika kau bodoh seperti ini bagaimana bisa melindungi 48 Group?” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Ah sial!” teriak Evan sambil melancarkan tendangannya ke Habire.

“Cih, giliranku.” Kata Habire sambil mengeluarkan dua light stick hitam.

“Light stick hitam? Itu seperti…” gumam Evan.

***

VVoshrek mengeluarkan staff yang dipengaruhi aura gelap dan bercahaya hitam, bagai light stick berwarna hitam.

“Scaber!” teriak VVoshrek.

***

“…ini buruk…” teriak Evan. “Oi, cepatlah berlindung, atau tidak kau akan habis!”

“Aku tidak seburuk dan selemah kau! Rasakan ini!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

*Last Attack: Storm Shadow*

“Hiyaaaaa!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Cih…” gumam Habire.

Serangan itu ditangkis Habire hanya dengan satu tebasan kedua light stick hitam itu.

“Sudah kubilang, saat ini adalah giliranku. Rasakan ini!” teriak Habire.

Habire menebaskan kedua light stick hitam itu, dan mengefek sangat parah kepada Kamen Rider Senbatsu.

Beberapa serangan Kamen Rider Senbatsu ditangkis semuanya oleh Habire. Bahkan Habire lebih cepat daripada bayangannya sendiri.

“Sial, aku kalah cepat…” gumam Kamen Rider Senbatsu.

“Karena kau lemah…” gumam Habire.

Habire langsung meniru gaya Kamen Rider Senbatsu saat akan menggunakan Hissatsu: Tornado. Ia melakukannya sama persis seperti yang Kamen Rider Senbatsu lakukan.

“Sial, dia lengah.” Gumam Evan dalam hati. “Dia bisa terbunuh!”

“Mati kau, Rider.” Gumam Habire.

“Cepat menghindar! Atau kau bisa mati!” teriak Evan.

“Sial!” teriak Kamen Rider Senbatsu sambil mengangat dual katananya untuk menangkis serangan itu.

Serangan itu sangat dahsyat, hingga lingkungan sekitar menjadi hampir porak-poranda.

Evan terpental cukup jauh, dan Kamen Rider Senbatsu terlempar sangat jauh dan ia kembali ke wujud manusia.

“Tidak… ini tidak mungkin… dia adalah… orang berbaju serba hitam?” gumam Evan. “Ini tidak mungkin, jadi dia mengikutiku selama ini, dan dia ternyata adalah Kamen Rider Senbatsu?!”

Tiba-tiba datanglah mobil yang Evan kenal.

“Oi, cepat naik!” teriak Anton.

“Tunggu, biarkan kita membawa dia!” teriak Evan sambil menunjuk ke orang berbaju serba hitam itu.

“Kalau begitu cepatlah!” kata Anton.

Sembari Evan berlari ke arah orang berbaju serba hitam itu…

“Ini saatnya dia mengetahui yang sebenarnya, bukan?” kata Ryan.

“Ya, inilah saatnya.” Kata Anton.

Ketika menghampiri orang berbaju serba hitam yang terkapar di tanah itu, ia membalikkan tubuhnya, maskernya terbuka, dan betapa kagetnya Evan.

“Ini tidak mungkin… selama ini… orang ini… adalah…” gumam Evan.

***

“Kau sudah bangun ya?” tanya Anton.

“Hmm.. bagaimana dengan Evan? Apakah dia…” kata orang berbaju serba hitam itu.

“Evan? Yaa kau bisa menebaknya…” kata Anton.

“Dia sangat marah padaku ya.” Kata orang itu.

“Sebaiknya kau meminta maaf padanya, dia ada di teras.” Kata Anton.

Di teras.

“Kau masih marah padaku?” kata orang itu.

Evan hanya terdiam, tidak menjawab sepatah katapun, bahkan tidak bereaksi apapun.

“Aku tahu kau pasti marah besar mengetahui bahwa aku sebenarnya adalah orang yang selalu mengikutimu, dan menjadi Kamen Rider.” Kata orang itu sambil berjalan menghampiri Evan.

Lalu terdengarlah suara musik yang makin terdengar saat Evan makin didekati.

“Loh, ini lagu… Punkish?” gumam orang itu. “Eh dasar bodoh…”

Ternyata Evan sedang mendengarkan lagu dengan earphone dengan volume keras.

“Oh, sudah bangun… Karen.” Kata Evan.

“Kau tidak marah padaku?” tanya orang itu yang ternyata adalah Karen.

“Cih.. awalnya aku marah, tapi aku tidak bisa marah lagi karena itu bukan pilihanku, dan bukan hakku.” Kata Evan. “Kau yang memilih ini, biarlah kau yang menanggungnya, betul?”

“Hmm.. aku senang.” Kata Karen. “Lalu bagaimana? Kau kan belum bisa berubah lagi?” tanya Karen.

“Tenang, nanti aku mau TnM kok, show 2.” Kata Evan. “Recharge VVaro Force, abis diwink oshi sendiri dari video ternyata gak bisa charge ulang VVaro Force.”

“Ohh, gitu ya.. ikut dong, mau ketemu oshi juga.” Kata Karen.

“Oh iya, soal itu.. dulu kau tidak suka JKT48 kan?” tanya Evan.

“Aku tidak pernah bilang tidak suka, aku hanya tidak menunjukannya saja, dan menyembunyikannya darimu.” Kata Karen.

“Kenapa?” tanya Evan.

“Van, maaf bukannya mau mengusir, tapi bisa berangkat sekarang? Soalnya aku mau pergi jemput saudaraku di bandara, dan mau mengajaknya keliling-keliling kota Jakarta.”

“Ya sudah, aku juga mau berangkat sekarang kok, ayo ikut Karen.” Kata Evan.

“Oke.” Kata Karen.

Setelah menempuh 30 menit perjalanan, karena jalanan yang tidak terlalu padat pada saat itu, akhirnya sampailah mereka di Fx. Sesampainya mereka, langsunglah mereka menaiki eskalator menuju F4, lalu saat sedang menunggu bingo, tiba-tiba datanglah VVombie menyerang.

“Cih, sudah mau menyerang lagi saja.” Kata Evan sambil mengeluarkan VVota Card. “Eh tunggu, aku kan belum bisa berubah.”

“Aku saja.” Kata Karen sambil mengeluarkan beltnya.

“Oi, kau kan belum pulih.” Kata Evan.

“Lebih baik daripada member kenapa-kenapa kan? Berubah!” kata Karen.

*Senbatsu Form. Senbatsu, Undergirls, Next Girls, Future Girls, Upcoming Girls, this is election.*

“Bagaimana jika aku memilihmu (untuk dihancurkan)? Hiya!” kata Kamen Rider Senbatsu sambil menyerang VVombie itu dengan pedangnya.

“Wahh, sugoii.” Kata Evan.

“Cepat amankan fans yang lain!” kata Kamen Rider Senbatsu sambil melawan VVombie itu.

“B-Baik.” Kata Evan.

VVombie itu menyerang Kamen Rider Senbatsu, tapi dengan mudahnya, Kamen Rider Senbatsu menghindar seperti bayangan.

“Begitu ya, kekuatan utamanya bayangan, pantas saja jika digabungkan dengan Ultimate PP Veranda, Hissatsu-nya itu menjadi semakin kuat…” gumam Evan.

“Ini terlalu mudah sih.” Kata Karen.

*Last Attack: Shadow Crusher*

VVombie itu pun hancur.

“Wah, hebat!” kata Evan.

“Iya hehe.” Kata Kamen Rider Senbatsu yang sudah kembali menjadi wujud manusia lagi.

“Yasudah, ayo kita tunggu lagi bingonya!” kata Evan.

***

“Apa, show dibatalkan?” teriak mereka berdua.

“Iya mas, mbak, maaf ya, karena serangan monster tadi, jadi show dibatalin, maaf sekali lagi ya mas, mbak.” Kata security di teater.

“Yah, gagal lagi deh aku teaterannya. Kalau begini ceritanya gimana aku bisa recharge VVaro Force.

“Hai kak, makasih ya udah menyelamatkan kita! Tapi maaf shownya jadi batal.” Kata Melody, ibu GM tercinta dari pintu merah teater.

“I-Iya.” Kata Karen.

“I-Iya, M-Mel…” gumam Evan. “Aku gesrek… VVaro Force, Recharged!”

“Dadah!” kata Melody lalu menutup pintu itu.

***

“Cih Rider itu. Pastikan kau menghancurkan mereka, Moetaru.” Kata Chou Moenster.

“Baiklah, Ketua.” Kata Moetaru yang merupakan Wakil dari Chou Moenster.

***

Selanjutnya di Kamen Rider VVota

“Monster! Monster!” teriak orang-orang.

“Namaku Moetaru, Wakil dari Chou Moenster!” kata orang itu.

“Karen! Bahaya!” teriak Evan.

“Dia menghilang!” kata Kamen Rider VVota.

Episode 14: Musuh Kuat Baru?

***

Tiba-tiba terbukalah sebuah portal di F4, tepat di seberang Teater jKT48. Keluarlah seorang pemuda dari portal itu.

“Tidak apa-apa, namaku VVorushi. Aku terlempar dari masa depan ke masa ini. Ngomong-ngomong aku juga VVota.” Kata VVorushi.

[Ini adalah penghancuran dunia!]

“Dengan kekuatan yang ini, usahaku dan Ratuku untuk menghancurkan dunia ini gagal! Tapi, dengan adanya para gadis (member) ini, Ratuku bisa bangkit dan kami bisa berevolusi!” kata monster yang terlihat siluetnya itu.

“Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!” teriak Anton.

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

“Belt-san! Tolong kami!” teriak Rio.

[Akankah Belt-san memberikan pertolongan kepada mereka?]

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!


Segera!

Episode 13: Terungkap! Identitas sebenarnya!

Posted by Dwayne Matthew Evan
Selasa, 05 April 2016

Tiba-tiba terbukalah sebuah portal di F4, tepat di seberang Teater jKT48. Keluarlah seorang pemuda dari portal itu.

“Tidak apa-apa, namaku VVorushi. Aku terlempar dari masa depan ke masa ini. Ngomong-ngomong aku juga VVota.” Kata VVorushi.

[Ini adalah penghancuran dunia!]

“Dengan kekuatan yang ini, usahaku dan Ratuku untuk menghancurkan dunia ini gagal! Tapi, dengan adanya para gadis (member) ini, Ratuku bisa bangkit dan kami bisa berevolusi!” kata monster yang terlihat siluetnya itu.

“Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!” teriak Anton.

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

“Belt-san! Tolong kami!” teriak Rio.

[Akankah Belt-san memberikan pertolongan kepada mereka?]


Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!
Senin, 04 April 2016
Sebelumnya di Kamen Rider VVota

“Loh, mana? Katanya ada monster, San?” tanya Evan.

 “Mati kau Kamen Rider!” teriak VVoshrek sambil menyerang Kamen Rider VVota.

“Tidak secepat itu! Light Sword!” teriak Kamen Rider VVota.

“Scaber!” teriak VVoshrek.

“Huaaak! Apa ini?!” teriak Kamen Rider VVota terkena serangan VVoshrek di perutnya.

“Ton, beberapa hari yang lalu VVoshrek mengamuk ya?” Tanya Evan kepada Anton.

“Iya memang benar VVoshrek mengamuk. Jawab Anton.

***

Meski belum pulih sempurna, Evan jadi lebih sering berolahraga untuk memulihkan staminanya, juga tidak ingin kalah dari VVoshrek. Evan terus memikirkan maksud VVoshrek ‘kalian’. Mungkinkah ada Rider lain?
Beberapa hari kemudian pun Moenster berulah kembali. Evan yang sedang berolahraga pun langung berubah.

*VVOTA Form. Ourya oi ourya oi ourya oi aaaa yosha ikuzo!*

“Light Sword!” Teriak Kamen Rider VVota.

Setelah menangkis beberapa serangan Moenster, Kamen Rider VVota terus terpental.
“Haduh, ini dia yang tambah kuat atau aku yang tambah lemah sih… aku harus recharge VVaro Force(baca=teateran) kalau begini ceritanya..” gumam Kamen Rider VVota.

*Veranda Form*

“Aih.. Veranda?” tanya Kamen Rider VVota, “VERANDA?!”

Kamen Rider dengan form Veranda itu pun menyerang Moenster itu dengan Dual-Katananya.

“Wah… sasuga…” gumam Kamen Rider VVota.

Kamen Rider Senbatsu melawan moenster itu dengan skill yang lebih hebat daripada Kamen Rider VVota.

“Jadi ini? Kalian yang selalu disebut-sebut di VVoshrek itu? Ternyata dia hebat juga.” Gumam Kamen Rider VVota.

*Type Extension: Naginata*

“Itu… NAGINATAA!” teriak Kamen Rider VVota.

*Last Attack: Storm Shadow*

“Hiaaaat!” teriak Kamen Rider itu sambil menebas naginatanya.

Moenster itu pun meledak. Kamen Rider VVota pun kembali ke wujud manusianya.

“Wah, terima kasih sudah menyelamatkanku!” kata Evan.

Kamen Rider itupun hanya memandang ke belakang Evan tanpa alasan. Evan pun jadi bingung, lalu ikut melihat ke belakang. Tiba-tiba muncullah angin besar seperti badai yang lewat, dan Kamen Rider itu pun menghilang.

“Cih sudah menghilang saja. Akan kuminta Ryan identifikasi siapa Rider itu!” kata Evan.

Evan langsung berlari ke kosannya, menaiki Light Cyclenya, dan menancap gas menuju rumah Anton.

“Antoonn!” teriak Evan dari kejauhan sebelum sampai di rumah Anton.

Anton pun keluar rumahnya dengan kaget, karena tidak ada siapa-siapa di depan rumahnya. Lalu ia terkaget karena Evan sedang menaiki Light Cycle dan sedang menuju ke arahnya dengan kecepatan tinggi.

“Sial, Van, kau… Aarrgh!” teriak Anton sambil melompat.

Evan pun langsung membuka helmnya dan berkata, “Yo!”

“Yo?! Apa maksudnya semua ini?!” teriak Anton.

***

“Rider lain selain dirimu?” tanya Ryan.

“Iya! Saat tadi melawan moenster, sakit bekas lukaku kambuh, tiba-tiba dia datang menolongku! Tapi dia menghilang begitu saja.. tolong bantu cari ya!” kata Evan

“Aku tidak jamin bisa menemukannya sih.. hehe.”

“Ayolahhh…. Aku beri Photopack bagaimana?” kata Evan sambil berusaha menyogok Ryan.

“Yahh.. tidak jamin.. hehe.” Kata Ryan.

Anton memberikan bahasa isyarat untuk tidak melakukan permintaan Evan.

“Yahhh.. lalu Photopack Rare Tenshi no Shippo itu mau aku jual ke mana ya..” gumam Evan.

Ryan hanya memandang Evan penuh arti, lalu ia menelan ludah.

“Dan di Photopacknya juga ada Ve, Kinal, sama Nju…” kata Evan.

“Kin… Baik kulakukan!” teriak Ryan.

“Duh dasar bodoh…” gumam Anton.

Beberapa saat kemudian.

“Berdasarkan kamera keamanan di kota, dia kabur dengan cara yang aneh… dibantu angin badai… tidak dapat diragukan lagi, itu Ultimate PP Veranda.” Kata Ryan.

“Bisakah kau mencari siapa dia?” tanya Evan.

“Bisa. Jika aku ikuti jejak dari bayangannya saat menghilang.. dia menuju ke sini… lalu ke sini…”

Evan hanya mendengarkan dengan saksama demi mengetahui siapa Rider ini.

“…ke sini… berarti dia ada di sini. Bingo! Dan dia sedang melawan VVombie! Cepatlah ke sana!” teriak Ryan.

“B-Baiklah! Aku pergi!” sahut Evan.

“Hati-hati, Van, dia terlihat berbahaya… aku belum bisa mengidentifikasi Special Powernya!” tambah Ryan.

“Baik!” kata Evan.

Evan langsung menaiki Light Cyclenya, dan menancap gas ke tempat Rider lain itu melawan VVombie.

“Berubah!”

*VVota Form. Ourya oi ourya oi ourya oi aaaa yosha ikuzo!*

“Hiaat!” teriak Kamen Rider VVota sambil melompat lalu menendang VVombie tadi.

Ternyata memang VVombie itu terlihat berbahaya. Terlihat aura hitam yang menutupi tubuhnya, namun jika dilihat dengan saksama aura itu terlihat seperti kumpulan huruf-huruf.

“Huhuhu, Kamen Rider lain.. kalian berdua tidak akan bisa mengalahkanku!” teriak VVombie itu.

Kamen Rider VVota langsung menyerang VVombie itu, tapi serangannya hampir tidak menyentuh tubuh VVombie itu.

“Aaargh… mari coba ini.”

*Chouzetsu kawaii: Genoveva Form!*

“Light Gun!” teriak Kamen Rider VVota sambil menembakkan Light Gun ke VVombie tadi.

Tapi entah kenapa, ada sesuatu seperti shield yang menahan serangan sehingga serangan itu tidak mengenai VVombie tadi.

“Siapa kau sebenarnya?” tanya Kamen Rider VVota.

“Aku VVotubir. Dan jika kau tidak menyadarinya sejak awal, senjataku adalah kata-kata dalam aura hitam ini. Jika ada pertengkaran di fanbase JKT48 maupun staff hingga menjadi keributan, akulah penyebabnya. Hahaha!” kata VVotubir.

“Kurang ajar!” teriak Kamen Rider VVota.

*Chouzetsu kawaii: Junianatha Form*

“Cobalah rasakan ini!” teriak Kamen Rider VVota sambil memainkan Guit-Axe.

Ia memainkan lagu J Wasshoi! dengan aransemen Rock.

“Ya~! Tim terkuat itu J~ J~ J~ Wasshoi!” teriak Kamen Rider VVota.

Dan aura hitam itu mulai retak dan pecah.

“Dia lengah, baiklah.. hissatsu!”

*Last Attack: Tornado*

Kamen Rider lain itu pun langsung berputar dengan dual-katananya dan langsung membentuk angin besar, seperti angin tornado. Ia pun langsung melompat dan menyerang VVotubir dengan serangannya itu.

VVotubir pun mati. Aura hitamnya itu pun hilang terbawa angin.

“Oi, apa maksudmu? Siapa kau sebenarnya? Mengapa kau mengambil jatahku? Hah?” tanya Kamen Rider VVota sambil berubah kembali ke wujud manusia.

“Hmm… aku Kamen Rider Senbatsu.” Kata Kamen Rider itu.

“Senbatsu? Itu kan..? Mengapa kau berani menyebutmu Senbatsu?” tanya Evan.

“Karena aku menjadi Rider karena aku terpilih.” Jawab Kamen Rider Senbatsu.

“Cih.. itu tidak mungkin! Aku tidak percaya!” teriak Evan.

“Terserah saja.” Kata Kamen Rider Senbatsu membalikkan badan, membelakangi Evan.

Tiba-tiba.

“Maaf menganggu perdebatan kalian! Tapi kalian menganggu.” Kata seseorang dari atas.

“Siapa itu?” teriak Evan.

Tiba-tiba lompatlah orang yang berpakaian yang hampir mirip dengan VVoshrek.

“Namaku Habire. Aku adalah Wakil dari VVoshrek. Dan tindakan kalian sudah mengacaukan rencana Tuanku.” Kata orang tadi.

“Cih, persetan dengan siapa dirimu.. berubah!” teriak Evan.

Tunggu.

“Loh, kok? Kenapa aku tidak berubah? Mengapa muncul lampu berwarna merah di bracelet ini?” gumam Evan.

“Jika kau belum siap, mana bisa melindungi member? Biar aku saja yang menangani ini!” teriak Kamen Rider Senbatsu.

“Oi! Tunggu!” teriak Evan.

***

“Waktunya untuk kau bangkit juga..” kata Chou Moenster.

“Ya, Ketua…” kata seseorang.

***

Selanjutnya di Kamen Rider VVota

“Kau bodoh ya?” kata Habire.

“Aku tidak peduli jika aku bodoh, aku akan menghancurkan VVoshrek dengan kedua tanganku dan semua rencananya, demi JKT48!” kata Evan.

“Sial, aku kalah cepat…” gumam Kamen Rider Senbatsu.

“Karena kau lemah…” gumam Habire.

“Ini tidak mungkin… selama ini… orang ini… adalah…” gumam Evan.

Episode 13: Terungkap! Identitas sebenarnya!

***

Tiba-tiba terbukalah sebuah portal di F4, tepat di seberang Teater jKT48. Keluarlah seorang pemuda dari portal itu.

“Tidak apa-apa, namaku VVorushi. Aku terlempar dari masa depan ke masa ini. Ngomong-ngomong aku juga VVota.” Kata VVorushi.

[Ini adalah penghancuran dunia!]

“Dengan kekuatan yang ini, usahaku dan Ratuku untuk menghancurkan dunia ini gagal! Tapi, dengan adanya para gadis (member) ini, Ratuku bisa bangkit dan kami bisa berevolusi!” kata monster yang terlihat siluetnya itu.

“Sial, dia akan membangun kerajaan baru di dunia ini! Jangan sampai dia berevolusi!” teriak Anton.

***

“Apa? Aku bukan yang pertama?” kata Evan.

[Kamen Rider VVota yang pertama!]

“Namaku Rio, aku adalah Kamen Rider VVota pertama.

“Belt-san! Tolong kami!” teriak Rio.

[Akankah Belt-san memberikan pertolongan kepada mereka?]

Kamen Rider VVota: Rise of the Future Empire!


Segera!

Episode 12: Rider Baru, Kamen Rider Senbatsu!

Posted by Dwayne Matthew Evan

Any Suggestions/Comments?

Follow


Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2016 Kamen Rider VVota -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Re-Designed by Dwayne Matthew Evan